Dishub Deli Serdang Terkesan Tutup Mata Terkait Truck Bertonase Tak Wajar

Jumat, 26 Maret 2021, 3/26/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Dengan adanya pemberitaan yang dimuat pada Media Snipers.news beberapa waktu yang lalu terkait truck bertonase tak wajar dan tak layak melalui jalan yang kerap menjadi akses kesehariannya, awak media ini mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.


Dari viralnya sebuah video yang sempat diunggah oleh salah satu akun Instagram, yang menayangkan sebuah truk bertonase di nilai wajar tak mampu menanjak di sebuah Jembatan, tepatnya di Jalan Besar Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Hal inipun patut dipertanyakan kepada pihak terkait, dalam hal ini Dishub Deli Serdang.


Berdasarkan penelusuran awak media ini, truck bertonase tak wajar tersebut ternyata mengarah mengarah ke PT. CMC (Central Mandiri Cemerlang), dimana perusahaan tersebut selama ini diduga mengabaikan Keluhan warga.


Bahkan di salah satu akun Instagram yang terkenal di tembung, video tersebut sempat Viral ditayangkan sebanyak 30.000 ribu kali lebih dan saat ini masih terus naik tayangannya. Hal ini banyak menuai komentar negatif netizen.


Dalam video berdurasi 14 detik tersebut memperlihatkan sebuah truck kontainer double peti kemas yang mogok saat menanjak di Jembatan Jalan Besar Tembung.


Akibatnya, banyak pengendara yang harus memutar balik dikarenakan truck melintang menutup badan jalan. Caption akun yang memiliki 126 ribu pengikut itu bertuliskan, "sering kali ya kan truck nggak tarik naik jembatan sungai tembung ini. Kadang mati mesin susah di starter lagi," ungkap netizen.


Karena nggak hanya nanjak, tapi pas nikung juga, tambah pula macet 😭😭.


Kalo udah lihat truck di depan, jangan dekat2 kali kendaraan klen biar nggak apa kali kalo apa itu apanya apa. Pokoknya itulah 😉.


Btw siapa yang kejebak macet? Brp lama?


Di kolom komentar juga banyak netizen yang resah. Terlihat 77 komentar yang menjadi perhatian di akun tersebut 5 di antaranya,
( netijen 1) "di depan mata tadi min, ya Allah langsung lemas liatnya, barang orang yang jualan dekat mesjid juga remuk," komen netizen.


(Netijen2) "aku tadi pas dibelakang truck itu min, hampir nyenggol mobilku, sempat mau berantam juga td min. Apa cocoknya solusi untuk truck yg lewat di tembung ya min?Meresahkan juga soalnya," cetusnya.


(Netijen3) "memang peraturannya apa diperbolehkan truck sperti itu lewat jalan besar Tembung?. Semoga hal2 seperti itu ditindak tegas," tanya netizen lainnya.


(Netijen4) "sebenernya ya ga boleh mobil gede lewat jalan sempit begitu..yg buat masalahnya tu pasti supir anggap remeh jalan jd dikira gampang. Sekalinya trouble auto panik. Sory ane mantan truck tronton," jelas netizen selanjutnya.


(Netijen 5) "kadang gk paham juga sama orang2 yg punya pabrik ini, uda gak bisa lg truck lewat Jln Tembung dan sekitarnya krn uda jalanya kecil trus macet, dan yg paling parahnya bisa terjadi kecelakaan, aq klw pulang ke tembung sering kli ku maki supir truck itu, asik mau cepat aja dy.." marahnya.


Perihal itu membuat awak media ini penasaran dengan tanggapan dan tindakan yang dilakukan Dishub Deli Serdang terkait hal tersebut.


Saat ingin mengkonfirmasi kembali Kepala Dinas Perhubungan Jannes Manurung, S.E. di kantornya namun tidak dapat ditemui.


Salah satu staf yang menjaga piket Randy mengatakan, saat ini Kepala Dinas sedang berada di Jakarta. Dan ia mengatakan, sejak Kamis sudah di Jakarta karena ada kegiatan.



Saat awak media melihat struktur Dishub dan menanyakan ke Kabid Keselamatan untuk bisa di konfirmasi, Randy mengatakan itu struktur lama.


"Bapak Sohibul itu sudah pensiun lama, penggantinya Bapak Eddy, dan saat ini beliau sedang ada tamu. Struktur itu Belum diganti," ucapnya.


Sementara saat mempertanyakan keberadaan Sekretaris Dishub untuk bisa di konfirmasi, Randi mengatakan Sekjend nya Taufiq Harahap sedang keluar rapat.


"Biasanya beliau selalu stand by dan hadir setiap hari. Kebetulan pagi ini ada kegiatan," jelas Petugas Piket.


Awak media yang merasa curiga dengan jawaban petugas piket yang terkesan menutup-nutipi tak kehilangan akal, sebab jawaban itu jauh berbeda pada pemberitaan sebelumnya tentang kehadiran Sekretaris Dinas Perhubungan di kantor.


Pada pemberitaan sebelumnya, tepatnya pada tanggal 19 Maret 2021 lalu, petugas piket mengatakan bahwa Sekretaris Dishub sudah 3 hari tidak masuk. Jadi, alasan beberapa waktu lalu dan saat ini jauh berbeda, dengan alasan petugas piket dengan Sekretaris Dishub sangat jarak jabatannya.



Kepada awak media ini, Kepala Dinas Perhubungan Deli Serdang James Manurung, saat di hubungi melalui sambungan telepon mengatakan, saat ini dirinya sedang berada di Jakarta. Terkait truck tonase yang banyak dan sering naik dalam pemberitaan, dirinya berdalih belum mengetahui hal itu.


"Tentang pemberitaan dan video viral tersebut serta di daerah mana saya belum tau, nanti setelah pulang dari Jakarta akan saya suruh cek bersama anggota saya. Nanti tolong dikasih tau daerah mana, biar anggota yang mengecek. Terkait uji kelayakan itu bukan hanya menjadi wewenang Dishub Deli Serdang tetapi domisili dari truck tersebut. Perihal jalan tersebut menjadi urusan PU," ucapnya.


Diketahui awak Media Snipers.news seminggu sebelumnya, saat dikonfirmasi terkait pemberitaan maupun foto serta alamat sudah dikirim ke Chat Wa pribadi James Manurung, dan terlihat dua contreng berwarna biru, yang artinya sudah terbaca. Namun dirinya tidak membalasnya.*


(Team DS)

TerPopuler

> Whatsapp-Button