GMKI Bacan Bersama Dishub Halsel Diskusikan Kendala Kapal Reguler di Desa Bobo dan Wooi

Selasa, 20 April 2021, 4/20/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Halsel - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bacan datangi Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) guna mendiskusikan kendala Kapal Reguler untuk di Desa Bobo dan Wooi, Selasa (20/04/21). 

Ahmad Radjak, selaku Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) menjelaskan, bahwa upaya untuk menghadirkan Kapal Reguler yang akan beroperasi di Desa Bobo hingga Wooi ini telah dibicarakan bersama DPRD Halsel untuk mencari solusinya. 

"Sesuai hasil kesepakatan yang kami buat bersama DPRD, yaitu KM. Sumber Raya dan KM. Ajuf Safikran untuk bisa melakukan rute ke Desa Bobo dan Wooi, dengan jadwal yang berbeda. Namun, pada kenyataannya tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Pasalnya, dua kapal ini memiliki jadwal yang bertabrakan, sehingga pihak pengusaha merasa dirugikan jika jadwal itu bersamaan," ucap Ahmad. 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua GMKI
Jeffrison Pureng, bahwa warga yang ada di Desa Wooi sangat kesulitan untuk mendapat akses transportasi laut.

"Kami berharap warga dapat dilayani dengan baik dan dipermudakan segala aktivitas, dengan adanya akses transportasi laut berupa Kapal Reguler. Sehingga ke depan, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta dapat  membantu anak-anak. Bahkan rekan-rekan kita yang menempuh pendidikan di luar kota, terkait pengiriman kebutuhan kuliah dan lainnya," jelas Jeffri. 

Ahmad Radjak kembali menegaskan, bahwa pihak KM. Uki Raya akan dipanggil untuk membicarakan hal itu, terkait rute Kapal Reguler yang nantinya dapat masuk di Wilayah Obi Timur, yaitu Desa Wooi.

"Saya berharap GMKI juga nanti turut hadir, jika di bulan ini pihak DPRD Halsel melakukan pertemuan untuk membahas kembali soal rute kapal, sehingga kita dapat mengawalnya bersama," terang Ahmad.*

(H.M) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button