Misteri Hilangnya KRI Nanggala di Perairan Bali, 10 Negara Berikan Atensi

Kamis, 22 April 2021, 4/22/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Jakarta - Terkait hilangnya dari radar pemantauan Kapal Selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali, sedikitnya 10 negara yang tergabung dalam Konferensi Kapal Selam memberikan atensinya dengan akan membantu melakukan pencarian. 

Hal itu dikatakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono kepada awak media, yang menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 10 negara yang siap membantu melakukan pencarian diseputaran perairan Bali. 

Dijelaskan KSAL, bahwa bantuan tersebut datang setelah dikeluarkannya Distress oleh TNI AL, yang sebelumnya telah disetujui Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

"Atas izin Panglima TNI, kami Distress kepada negara-negara yang tergabung dalam Konferensi Kapal Selam, sehingga semua negara-negara yang memiliki kapal selam siap membantu," ujar Laksamana Yudo Margono saat konferensi pers, Kamis (22/4/2021).

Sampai saat ini, lanjut Yudo, sedikitnya ada dua negara yang sudah dalam perjalanan menuju Indonesia, yakni Singapura dan Malaysia. Sementara itu, delapan negara lainnya akan tiba dalam waktu dekat.

"Yang sudah berangkat itu ada dari Singapura dan Malaysia. Sedangkan delapan negara lainnya akan membantu," ungkap Yudo. 

Laksamana Yudo Margono juga menuturkan, bahwa bantuan dari negara-negara yang tergabung dalam konferensi tersebut merupakan buah dari kesepakatan. 

Dia juga menegaskan, bahwa bantuan itu turun dengan tidak melihat kepentingan politis atau posisi lawan, karena pada dasarnya yang diutamakan yakni kemanusiaan.

"Ini sudah menjadi kesepakatan di dalam konferensi, siapa pun yang mengalami kedaruratan, mereka wajib memberikan bantuan untuk keselamatan. Semuanya hanya untuk kemanusiaan," tutup Laksamana Yudo Margono.*

(Red) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button