Akreditasi PAUD di Kota Probolinggo

Selasa, 13 April 2021, 4/13/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Pendidikan merupakan komponen terpenting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, baik pendidikan formal yang terstruktur maupun pendidikan non formal juga sangat berkontribusi dalam meningkatkan SDM di Indonesia.

Terkait, Kota Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat intens untuk melakukan pembinaan terhadap lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 226 orang peserta terdiri dari lembaga TK (Taman Kanak-kanak) 112 orang, lembaga KB (Kelompok Bermain) 102 orang, lembaga TPA (Tempat Penitipan Anak) 12 orang.

"Mengingat banyaknya peserta dan juga pandemi Covid-19 belum berakhir, maka kegiatan ini dilaksanakan bertahap selama 2 hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," kata H. Moch. Maskur (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo) kepada Snipers.News, Selasa (13/4/2021).
                              

Nampak hadir dalam acara tersebut, Walikota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Probolinggo Moh. Jalal, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Slamet Hariyanto, Sekretaris Disdikbud Agus Lithanta, Kasi Kelembagaan dan Sarpras Atmari.

Walikota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin mengapresisasi kegiatan tersebut, bahwa akreditasi merupakan salah satu indikator mutu dan referensi dalam mengambil keputusan untuk berbagai kebutuhan termasuk peningkatan mutu pada masa akreditasi yang akan datang serta untuk pemetaan mutu pendidikan.

"Terdapat 8 standar ukuran pencapaian pendidikan anak usia dini yaitu, standar tingkat pencapaian perkembangan anak, isi, proses, dan standar penilaian. Adapun standar pendidik dan tenaga kependidikan yaitu standar sarana, prasarana, pengelolaan dan
standar pembiayaan," kata Habib Hadi.

Menurut Walikota Probolinggo, delapan standar tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan menjadi acuan baku dalam pengembangan, implementasi dan evaluasi kurikulum PAUD.
                        

“Manajemen kelembagaaan itu sangat penting. PAUD sebagai pondasi pendidikan karakter, jikalau pondasinya bagus dan kuat maka ke jenjang yang lebih atas akan mengikuti yang sudah dibangun pada pendidikan yang pertama,” terang Walikota  Probolinggo.

Dalam kesempatan itu juga ada penandatanganan NPHD, BOP daerah dan BOSDA bagi sekolah swasta. Di samping itu, juga ada penyerahan santunan BPJS pada dua orang guru TPQ yang meninggal. Santunan diserahkan langsung oleh Walikota.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Slamet Hariyanto, menyampaikan bahwa akreditasi memang sangat penting dan lembaga dituntut secara administrasi harus lebih baik, maka dari itu seksi kelembagaan dan sarana prasarana melaksanakan kegiatan pembinaan lembaga PAUD se-Kota Probolinggo sebagai persiapan akreditasi tahun 2021. 

“Kami berharap di tahun 2021 lembaga PAUD yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo sudah terakreditasi,” terang Atmari, Kasi Kelembagaan dan Sarpras Disdikbud Kota Probolinggo.

Senada, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Probolinggo, Moh. Jalal memberikan penekanan terhadap lembaga PAUD agar memenuhi  delapan Standar Nasional Pendidikan. 

“Manajemen sangat penting bagi lembaga untuk meningkatkan mutu pendidikan. Manajemen adalah seni menggerakkan segala daya dan upaya dengan memanfaatkan fungsi manajemen planning, organizing, actuating, dan controlling untuk mencapai tujuan," pungkas mantan koordinator pengawas sekolah yang sekarang menjadi Ketua Komisi 1 DPRD tersebut.*

(Taufiq)

TerPopuler

> Whatsapp-Button