Ando Sipayung : Kami Anak-Anak Kreasi, Bukan Penista Budaya

Rabu, 26 Mei 2021, 5/26/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Simalungun - Ando Sipayung, pendiri Pondok Kreatif Parapat menyampaikan, bahwa dirinya menyesalkan adanya berita yang mengatakan bahwa Kapolres Simalungun telah menistakan budaya Simalungun. 

"Kami tidak ada niat menistakan budaya Simalungun. Kami anak-anak kreatif bukan penista budaya," katanya, Rabu (26/05). 

Ketika dikonfirmasi tentang adanya dugaan penistaan Suku Simalungun yang diduga dilakukan oleh Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, Ando Sipayung menegaskan, bahwa penampilan musik dan tarian anak-anak pondok kreatif pada tanggal 24 Maret 2021 di lobi hotel Niagara Parapat bukanlah merupakan acara penyambutan kunjungan kerja ataupun kunjungan resmi Kapolda Sumatera Utara. 

"Bahwasanya, kami memperkenalkan diri dari parapat ada komunitas pondok kreatif, dan bermohon kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara Irjen. Pol. Drs. RZ. Panca Putra S, M.Si., untuk melihat penampilan kami, guna melihat apakah kami layak untuk dapat mengisi dalam acara hiburan dalam kegiatan Grand Launcing Kantor Polisi Pariwisata Poldasu di Ajibata Kabupaten Toba.

"Saya juga sempat menyampaikan kepada Bapak Kapolda, bahwa Pondok Kreatif ini merupakan ruang anak-anak untuk berkarya, dan selama ini kami dibina langsung oleh Bapak Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo untuk tetap melakukan kegiatan yang positif, tidak terjerumus narkoba, dan tidak berprilaku yang menyimpang dimasyarakat," tutup Ando Sipayung.*

(PN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button