Mayat Gantung Diri Di Pohon Akasia, Polisi Olah TKP Di Rumah Kebun

Rabu, 26 Mei 2021, 5/26/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Gowa - Kembali warga Gowa jadi heboh dan geger, karena disebabkan adanya penemuan seorang pria berinisial SG (43) yang kesehariannya bekerja sebagai pengumpul barang bekas ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon dekat rumah kebun pada Selasa (25/5/2021) pukul 17.45 Wita. 

Rumah kebun tersebut berada di Dusun Batu Alang Desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, yang merupakan milik Amir Bin Juma (50) yang juga adalah paman korban.  

Penemuan mayat berawal pada Selasa 25 Mei 2021 pukul 17.00 Wita, paman korban Amir Bin Juma pamit pulang ke rumah me-charge HP, lalu korban tinggal seorang diri dalam rumah kebun.

Saat kembali pukul 17.45 Wita, paman korban kaget melihat korban tergantung di dahan pohon akasia yang jauhnya sekitar 5 meter di samping rumah kebun.

Paman korban spontan mengambil sebilah parang di rumah kebun, lalu memotong dahan hingga patah hingga korban jatuh ke tanah bersama dahan.

Paman korban lalu berteriak minta tolong, kemudian datang Lel ST (saksi-red) lalu membantu melepas ikatan yang terlilit pada leher korban kemudian mengangkat kedepan rumah kebun.

Saat diperiksa korban sudah tidak bernyawa, lalu kedua saksi melaporkan kejadian ke Kepala Dusun. Dan pada pukul 21.30 Wita, Kepala Dusun tiba di TKP lalu menghubungi Bhabinkamtibmas.


Tidak berselang lama, kemudian pihak kepolisian yang dipimpin Kapolsek Bontomarannu Iptu Bahtiar, S.Sos., bersama Kanit Reskrim dan anggota SPKT Polsek Bontomarannu tiba dan melakukan olah TKP.

Kapolsek Bontomarannu usai melakukan olah TKP menjelaskan, bahwa pada leher korban terdapat bekas lilitan tali bentuk melingkar dan disekitar alat kelamin terdapat cairan bening mirip sperma.

Ditubuh korban tidak ada tanda - tanda kekerasan, dan didekat pohon terdapat bangku yang terbuat dari papan dengan panjang sekitar 2 meter dan tinggi 0,5 meter dengan posisi telah rebah ketanah, kemudian pada dahan pohon akasia ditemukan dahan yang patah yang terlilit kawat besi/ tali kopling motor sepanjang + 1 meter dan ujungnya terjurai, dengan bentuk lingkaran dengan posisi simpul hidup.

"Awalnya korban selama ini tinggal di Kalimantan bersama Istri dan anaknya. Karena ada kesalahpahaman, lalu pada bulan April pulang ke kampung halaman dan bertemu saya dan saya suruh tinggal di rumah kebunku," ungkap Amir Bin Juma saat menjelaskan kepada pihak kepolisian.

"Saya sering menemani korban bermalam, namun sering melihat dia bertingkah aneh, seperti sering duduk sendiri dan mengkhayal juga sering tertawa bahkan bicara sendiri," tambahnya.

Setelah melakukan serangkaian kegiatan olah TKP, selanjutnya mayat diserahkan ke pihak keluarga. Dan hasil komunikasi dengan pihak keluarga, mereka menolak untuk dilakukan otopsi.

"Kasus penemuan mayat ini akan kami selidiki, dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti latar belakang kematian korban yang ditemukan tergantung di pohon," ujar Kapolsek Bontomarannu Iptu Bahtiar, S.Sos.*

(Harun/Hms) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button