Kodim 0822 Bondowoso Siap Amankan Pemulasaraan Jenazah

Kamis, 22 Juli 2021, 7/22/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS


SNIPERS.NEWS | Bondowoso - Peristiwa terjadinya jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, yang diambil paksa oleh warga dari ambulance dan dibakar oleh massa warga Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso, Prov. Jawa Timur, mendapat tanggapan dari Pemerintah Daerah setempat. 

Menindaklanjuti hal itu, Wakil Bupati Bondowoso memimpin langsung Zoom Meeting Rakor tentang pemulasaraan dan penguburan jenazah Covid-19, bertempat di ruang Sabha Bhina Praja 1 Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso Jalan Letnan Amir Kusman Bondowoso, Rabu (21/7/2021). 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bondowoso H. Irwan Bachtiar Rahmat, S.E., M.Si., Wakapolres Bondowoso Kompol Susiyanto, S.Sos., Pasiops Kodim 0822/Bondowoso Kapten Kav. Andoko dan Kasi Intel Kejaksaan Bondowoso Sucipto, S.H., M.H., serta Kadinkes Bondowoso Dr. Moh Imron, M.Kes.

Dalam rapat koordinasi tersebut, ada beberapa poin persoalan yang dibahas, antara lain :

a. Semua Stakeholder yang ada di Kabupaten Bondowoso supaya selalu kompak dan bersinergi di lapangan, baik TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Bondowoso.

b. Melalui Satgas yang ada di Desa dan Kecamatan, ini perlu juga ada kesepahaman tentang pencegahan Covid-19 ini.

c. Pemakaman atau pemulasaraan jenazah ini perlu kita sampaikan, bahwa pelaksanaannya harus betul-betul diperhatikan, termasuk dengan keamanan dari pribadi petugas, supaya aman dari Virus Corona maka harus menggunakan standar APD Covid-19 yang benar.

d. Untuk surat kematian harus dikeluarkan oleh Dokter yang menjaga, apabila keluarga besar ingin melaksanakan pemulasaraan jenazah boleh, akan kita siapkan perlengkapan APD-nya, tetapi harus tetap sesuai dengan prokes, agar keluarga besar mengetahui persis pemularasan jenazah keluarganya dengan benar.

e. Bagi masyarakat yang ingin memakamkan keluarganya boleh dengan Prokes yang benar, semua untuk membantu kelancaran pemakaman.

f. Kejadian penolakan yang sudah terjadi yaitu di Tamanan, Wringin, Wonosari dan Pakem. Jadi saya berharap kepada Forkopimka agar menyiapkan tim pemakaman di kecamatannya dan mereka harus di latih agar dapat bekerja dengan benar.

g. Apabila mengunakan dana desa harus betul betul digunakan, jangan tidak mengunakan Dana Desa tetapi dilaporkan mengunakan Dana Desa, ini akan terjadi suatu masalah nantinya.*

(Suwaris)

TerPopuler

> Whatsapp-Button