Iklan

Iklan

Ketua DPW API Sumut Minta Polisi Segera Tindaklanjuti Kasus Penganiayaan Penjual Sate

Minggu, 12 September 2021, 9/12/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Medan - Terkait belum diprosesnya pelaporan penjual sate Saiful Bahari (34) oleh pihak Polsek Percut Sei Tuan, atas penganiayaan dan perampokan yang menimpa dirinya beberapa waktu yang lalu, hal itu pun mendapat perhatian besar dari dari LSM Aliansi Peduli Indonesia (API) DPW Sumatera Utara (Sumut).


Pelaporan tersebut juga buktikan dengan bukti Laporan Polisi Nomor : LP/B/1605/Vlll/2021/SPKT/POLSEK PERCUT SEI TUAN/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, yang diterbitkan pada tanggal 20 Agustus 2021.


Kepada Snipers.news Saiful Bahari mengatakan, dirinya berharap pelaku penganiayaan terhadap dirinya dapat segera tertangkap, dan pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan juga segera menindaklanjuti pelaporan tersebut.


"Ya saya harap pelaku dapat segera tertangkap, dan kami juga meminta pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan saya. Sebab hingga saat ini, pelaku masih tampak berkeliaran diluaran sana, takutnya ada korban-korban lainnya nanti," ujar Saiful.


Sementara itu, Ketua DPW API Sumut Zulham Koto menilai pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Percut Sei Tuan lambat menangani kasus tersebut, sehingga tidak adanya kepastian hukum bagi korban (Saiful Bahari-red).


Zulham meminta, agar Polsek Percut Sei Tuan segera menindaklanjuti proses pelaporan korban, mengingat efek yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut sangat besar, baik bagi korban sendiri maupun keluarganya.


"Kami harap polisi segera memproses kasus pelaporan tersebut, sebab efek yang ditimbulkan itu sangat besar, baik bagi korban sendiri maupun keluarganya. Selain itu, kasus tersebut juga ada kepastian hukumnya bagi pelaku maupun korban," tegas Zulham kepada media ini, Sabtu (11/09/21) malam.


Diketahui sebelumnya, Saiful Bahari (korban-red), warga Jalan Belibis Raya Perumnas Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan ini mengalami peristiwa penganiayaan dan perampokan yang dilakukan oleh sekelompok preman, pada saat dirinya sedang berjualan Sate Padang di Jalan Rajawali Perumnas Mandala Medan.


"Dengan lambatnya penanganan kasus ini, bagaimana masyarakat bisa tenang dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari, terlebih yang mereka beraktivitasnya itu di malam hari, seperti Saiful (Pedagang Sate Padang) ini," kata Zulham.*


(Red)

TerPopuler

> Whatsapp-Button