Iklan

Iklan

Polres Buleleng Sinergi Dengan BIN Daerah Bali Melaksanakan Kegiatan Vaksinasi Massal Untuk Pelajar

Selasa, 07 September 2021, 9/07/2021 WIB
Oleh Snipers.news.com

SNIPERS.NEWS | Buleleng - Kegiatan vaksin massal untuk pelajar di wilayah Kabupaten Buleleng dilaksanakan di Sekolah Laboratorium Undiksha Singaraja pada hari ini Selasa (7/8/2021) atas dasar Sinergitas Polres Buleleng dengan Badan Intelijen Negara Daerah Bali.

Hadir dalam kegaitan vaksin massal pelajar se Kabupaten Buleleng Kepala BIN Daerah Bali Brigjen Pol Hadir Purnomor, S.H.,M.H., Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T., Kapolres Buleleng Andrian Pramudianto, S.I.K., S.H.,M.Si., serta Sekda Buleleng Drs, I Gede Suyasa, M.Si serta Kadis Pendidikan Kabupaten Buleleng. 

Dalam kegiatan vaksin massal melibatkan Tim vaksinator dari Poliklinik Kesehatan Pratama Polres Buleleng sebanyak 15 orang yang dipimpin langsung dr Anggun Saraswasti Mudita dan dari tim Urkes RSUD Kabupaten Buleleng sebanyak 4 orang yang dipimpin dr. Adi Parta.

 Sebanyak 126 pelajar yang terdaftar untuk mendapatkan vaksin dan yang bisa di berikan vaksin sebanyak 122 orang, tertunda  4 orang karena mengalami gangguan kesehatan. Dan jenis vaksin yang diberikan adalah Vaksin Sinovac.

Kapolres Buleleng menyampaikan, kegiatan vaksin yang dilakukan Polres Buleleng dengan BIN Daerah Bali sebagai bentuk sinergitas yang memiliki tujuan yang sama agar seluruh masyarakat baik umum maupun pelajar untuk segera mendapatkan vaksin baik yang pertama maupun kedua dengan maksud dan tujuan mencegah mewabahnya covid 19, ucapnya. 

“ vaksin ini sangat bagus untuk kekebalan tubuh untuk terhindar dari covid 19 dan nantinya menjadi herd immunity atau sering disebut dengan kekebalan kelompok atau kekebalam kawanan “, imbuhnya.

“ untuk memudahkan mendapatkan informasi tentang wilayah disekitar kita tentang mewabahnya covid 19 agar para pelajar dan masyarakat memanfaatkan aplikasi “Pedulilindungi”, yang memiliki beberapa manfaat diantaranya dapat membantu petugas memastikan proses validasi dokumen kesehatan di simpul transportasi secara digital, sehinga lebih aman, cepat, mudah dan sederhana. Selain itu penggunaannya juga dapat meminimalkan kontak fisik karena tidak harus membawa dokumen kertas hasil tes covid 19 atau kartu vaksinasi serta lebih aman dari pemalsuan hasil tes swab baik PCR maupun antigen”, tegasnya.

(Agung DP/Iskandar/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button