Kepala BNPB RI Tinjau Penanganan Bencana Darurat Gempa Bumi Kabupaten Bangli

Minggu, 17 Oktober 2021, 10/17/2021 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Bangli - Kepala BNPB RI Letjen TNI Ganip Warsito beserta rombongan tiba di Dermaga Kedisan, Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali dalam rangka meninjau Posko Lapangan Penanganan Bencana Darurat Gempa Bumi, pada Minggu (17/10/2021).

Sebelumnya, rombongan terlebih dahulu mengujungi posko di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem untuk memastikan bahwa proses penanganan berjalan dengan baik. Dalam arahannya, Ganip menyampaikan duka yang mendalam bagi warga yang terdampak gempa bumi. 

Kepala BNPB RI beserta rombongan di Dermaga Kedisan disambut oleh Kapolda Bali, Kasdam IX/Udayana, Dandim 1626/Bangli, Kapolres Bangli beserta Pejabat OPD Kabupaten Bangli dilanjutkan meninjau Posko Lapangan Penanganan Bencana Darurat Gempa Bumi Kabupaten Bangli.

Dalam kesempatan itu, tampak hadir beberapa pejabat penting, diantaranya Danrem 163/WSA Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H, PLT Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB RI Ibnu Absur, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB RI Jarwansyah, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin, Kasi Ops Korem 163/WSA Kolonel Kav I Made Bagus Suraputra, Staf Ahli Kepala BNPB RI Teguh Pudji Raharjo, Surya Kuat Erlangga, Burdam Adri Wijaya Kusuma dan Sujadi M., Waaster Kasdam IX/Udayana Letkol Arh Hari Purnomo, Dandim Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P, Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dana Aryawan, S.I.K., M.I.K., Pasi Ops Lanal Denpasar Mayor L (P) I Ketut Pastika, Sekda Bangli I B. Giri Putra, Kasatpolair Polres Bangli Kompol I Dewa Made Rencana, Komandan Satgana PMI Prov. Bali I Ketut Agus Tangkas dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli I Ketut Gede Wiradana.

Setiba di lokasi bencana, Kepala BNPB RI langsung meninjau lokasi tanah longsor yang menutup akses jalan di Desa Buahan.

"Sebelumnya saya menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap korban yang terdampak, semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujar Ganip.


Ganip juga memastikan seluruh kebutuhan dasar terpenuhi bagi para korban terdampak. 

"Saya juga pastikan kebutuhan dasar bagi para korban serta penanganan terhadap dampak gempa terpenuhi, sehingga dapat meringankan beban mereka," tambah Ganip.

Untuk mempercepat proses penanganan darurat, BNPB memberikan bantuan kepada pemerintah setempat berupa 443 paket lauk pauk, 152 paket tambahan gizi, 60 paket makanan siap saji. 

BNPB juga memberikan 20 unit tenda keluarga untuk masing-masing Pemerintah Daerah yakni Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Bangli. 

Ganip juga berpesan untuk warga tetap tenang dan jangan panik. Program-program yang telah dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Kota atau Provinsi yang dibantu BNPB, BPBD, BMKG, Basarnas, TNI-Polri dan Tim gabungan lainnya harus sering dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan. 


Warga diminta untuk dilatih dan diberikan edukasi terkait literasi kebencanaan. Selain itu, kegiatan siskamling juga bisa dilaksanakan setiap malam. Warga berjaga untuk antisipasi risiko yg muncul seperti gempa susulan. 

Ganip mengingatkan bahwa, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dibangun oleh masyarakat itu sendiri. 

Dalam pandangan Ganip, kepemimpinan Perangkat Daerah harus bisa mengajak warga untuk lebih siap menghadapi risiko yang akan terjadi.

Gempa yang melanda wilayah Provinsi Bali dengan 4,8 magnitudo, Sabtu (16/10) pukul 03.18 WIB menyebabkan kerusakan di sejumlah titik dan jatuhnya korban jiwa. 

Seusai peninajuan, Kepala BNPB RI kemudian meninggalkan Desa Buahan menuju RSUD Bangli.*

(Arifin/Lilik/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button