Pangkogabwilhan III Beri Arahan Kepada Prajurit, PNS dan Satgas BKO Arhanud 11/WBY

Selasa, 11 Januari 2022, 1/11/2022 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Masohi - Bertempat di Mako brigif 27/Nusa Ina Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III ( Pangkogabwilhan III ) Letjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin memberikan pengarahan kepada Prajurit dan PNS jajaran Kodim 1502/Masohi, Brigif 27/Nusa Ina, Yonif 731/Kabaresi dan Satgas BKO Arhanud 11/WBY.


Didampingi oleh Asops Kogabwilhan III
Brigjend TNI Aditya Nindra Pasha, S.E., Aspotwil Kaskogabwilhan III
Brigjend TNI Dadang Rukhiyana dan LO Udara Kolonel Pas Chandra Waskita.


Selain dari Staf Kogabwilhan III, juga turut menyertai di dalam rombongan Waas Intel Kasdam XVl/PTM Letkol Arh Agung Sinaring, Waas Ops Kasdam XVl/PTM Letkol Inf Frandi Siboro, Dandeninteldam XVl/PTM Letkol Kav R.P Sitompul.


Dalam pengarahannya, Pangkogabwilhan III mengatakan, "tujuan utama saya kesini yaitu ingin menjelaskan terkait Pola Operasi TNI 2022 yang sesuai dengan kebijakan panglima tentang perubahan pola operasi, yaitu titik berat tupok pada pembinaan teritorial dan Komsos, untuk mencapai kondusifitas wilayah guna menciptakan kondisi normal," kata Pangkogabwilhan.


Dikatakannya, penyebutan nama operasi di rubah dari Satgas Pamrahwan Maluku, Maluku Utara menjadi Satgas Kodim, Satgas Koramil, Satgas Lanal dan Satgas Lanud (telegram panglima TNI No. TR/1207/2021 tgl 7 Des 2021).




Sebagai contoh Maluku dan Maluku Utara, yang sampai sekarang situasi dan kondisi masih aman dan akan menjadi contoh untuk diterapkan di Papua.


Tupok yang akan dilaksanakan oleh satgas yaitu mewujudkan stabilitas keamanan dari kelompok yang berniat menimbulkan konflik, mendeteksi kegiatan yang dapat meresahkan masyarakat, mendeteksi tempat atau penyimpanan jalur pemasok senjata, mewujudkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi hukum yamg berlaku, menciptakan kerjasama instansi fungsional dalam pembangunan nasional  mewujudkan kesadaran bela negara ke setiap elemen masyarkat.


Penekanan yang harus di taati oleh setiap prajurit. Tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI.


Perubahan pola operasi semula dominan melaksanakan operasi tempur di rubah menjadi operasi teritorial.


"Bekerjalah dengan cepat, rajin dan ulet, beri dukungan pengamanan kepada pemda dalam pelayanan dasar dan membangun hubungan komunikasi sosial, pentingnya pelaksanaan operasi bukan sekedar untuk mengukur keberhasilan tugas, tetapi mencari solusi setiap permasalahan yang dihadapi, berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas, ingat keluargamu yang selalu mendoakan dan menunggumu di rumah," tutupnya.*


(Ajid Tomagola)

TerPopuler

> Whatsapp-Button