Setelah Tahu Manfaatnya, Kini Polres Badung Buka Lahan Baru

Rabu, 05 Januari 2022, 1/05/2022 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Badung - Ditengah pandemi Covid-19 yang belum ada kepastiannya kapan berakhirnya, Kepolisian Resor Badung lanjutkan program 'Polisi Berkebun' yang kini telah mencapai lahan seluas 16.200 m2 (1ha, 62 are) di wilayah hukum Polres Badung. Ini dilakukan Polres Badung untuk menjaga kestabilan kesediaan pangan dari bayangan krisis pangan di seluruh wilayah.

Wakapolres Badung Kompol I Ketut Dana, S.H., seijin Kapolres AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan, 'Polisi Berkebun' oleh Polres Badung sudah berlangsung hampir setahun yang diawali dari Subak Citra Desa Bongkasa Polsek Abiansemal, Subak Perang wilayah Polsek Mengwi, Subak Uma Desa, Padang Lenjong Polsek Kuta Utara dan Subak Abian Bhuana Sari Belok Sidan Polsek Petang. 

Tidak hanya itu, kini Polres Badung sedang mengolah lahan kosong seluas 1 hektare di Subak Ujung, Banjar Pengiasan wilayah kecamatan Mengwi, Badung, Bali. Rabu, (5/12) pukul 08.00 wita.

Langkah yang ditempuh seperti memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dengan menanami cabai, jagung, pepaya, gemitir, mentimun, kacang Edamame, tomat, ribuan budidaya lele dan babi. 


"Langkah ini sudah diterapkan dan hasilnya sudah dimanfaatkan oleh masyarakat di 4 Kecamatan wilayah hukum Polres Badung," terang Kompol Ketut Dana.

Di sana warga bersama anggota Polres Badung khususnya Bhabinkamtibmas memanfaatkan lahan tidur untuk dikelola dan ditanami aneka tanaman sayur-sayuran dan sejenisnya baik secara alami maupun hidroponik serta budidaya ikan lele dan beternak babi. Selain pupuk, warga juga mendapat langsung bantuan ribuan bibit tanaman dan lele serta beberapa bibit babi unggul.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah hukum Polres Polres Badung tepatnya di Subak Ujung, Banjar Pengiasan Mengwi. Warga diberdayakan dengan kepala pengairannya (Pekaseh) beserta bawahannya seperti pengliman, subak ikut bekerjasama membantu pemerintah dalam kegiatan ketahanan pangan.

"Semua kita libatkan mulai dari penyuluh pertanian, Pekaseh, Pengliman, Subak, pemilik lahan dan warga serta didukung oleh pihak pemerintahan seperti Desa dan Dinas Peternakan dan pertanian Kabupaten Badung," tutupnya.*

(Arifin/Lilik/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button