Bebaskan Ibu Pertiwi Dari Sampah Plastik di Warung Men Sampik

Sabtu, 05 Februari 2022, 2/05/2022 WIB
Oleh Cinta Pradiva Alvina Ardianti

SNIPERS.NEWS | Badung - Membuat lingkungan bersih, terlebih bersih dari volusi sampah plastik, merupakan bentuk nyata kepedulian insan Tuhan terhadap ibu pertiwi yang setiap detik memberikan kehidupan bagi semua makhluk.

Terkait hal tersebut Polres Badung mengumpulkan orang-orang yang peduli terhadap lingkungan disekitarnya. 

Wakapolres Badung Kompol I Ketut Dana, S.H., seijin Kapolres AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan, sampah merupakan masalah yang sangat sulit untuk di pecahkan atau mencarikan solusi penyelesaian, agar lingkungan bisa tetap bersih dan asri. 

"Ini adalah pion-pion kami yang akan membersihkan lingkungan dari sampah plastik yang mencemari lingkungan yang ada sekitar kita," ungkapnya usai memberikan penjelasan terhadap 30 orang relawan sampah plastik di Aula Polres Badung, Bali. Sabtu, (5/2) pagi 10.00 wita.

Sesungguhkan sampah plastik adalah barang yang sangat bernilai ekonomis, jika sampah plastik tersebut diperlakukan layaknya memperlakukan barang yang sangat berharga di sekitar kita. Mereka sangat berguna dalam mengisi pundi-pundi, meskipun dalam recehan.

Bukankah orang bijak mengatakan 'perjalanan satu kilometer diawali dari satu langkah kecil'?.

Inilah yang mendorong dan mengetuk hati Kapolres Badung dan jajarannya hingga membuat terobosan kreatif yakni Warung Men Sampik (Warga Beruntung Sampah Plastik).

"Kami tidak sendiri, kami mengandeng rekanan yang mampu menjadikan sampah plastik menjadi barang berharga dan bernilai ekonomis," terang Kompol Ketut Dana di sela-sela mencerikan kisah legenda Sampik Intai.

"Ini adalah salah satu rekanan kami dari Ketua Yayasan Bumi Bhakti Lestari Bapak Widodo," sambungnya sambil menunjuk ke arah Narasumber (Bapak Widodo red).

Mantan Kabag SDM Polresta Denpasar ini juga memberikan keyakinan kepada warga yang hadir, bahwa Program Polres Badung (Warung Men Sampik red) nyata adanya. Dan masyarakat tugasnya hanya mengumpulkan sampah plastik kemudian di bawa ke Subak Tangkub, Banjar Pengiasan, Desa Mengwi, Kabupaten Badung disana akan di timbang dan langsung diberikan buku tabungan. 

"Kita menabung dengan sampah plastik di Bank Sampah bapak ibu, kemudian dapat buku tabungan dan bisa dicairkan kapan saja," katanya di hadapan para pengumpul sampah di Aula yang disaksikan Kasat Binmas AKP I Gusti Putu Suarjaya, S.H., para Kanit Binmas Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas pendamping masyarakat.

"Ayo wariskan anak cucu kita lingkungan yang bersih, bebas dari sampah plastik, hanya dengan itu alam semesta akan membalas kita dengan memberikan tanah yang subur untuk kehidupan," pungkasnya.*

(Arifin/Lilik/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button