DPK KNPI Medan Belawan Sayangkan Steitment Menteri Agama

Jumat, 25 Februari 2022, 11:37 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Belawan - Sebagai Wadah Pemuda yang tergabung dalam unsur KNPI Satu Nafas di DPK KNPI Kecamatan Medan Belawan dan terdiri dari beberapa organ bagian OKI seperti GP Anshor, Gerakan Pemuda Alwasliyah (GPA), Ikatan Pelajar Alwashliyah (IPA), Angkatan Putri Alwasliyah (APA), Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM), Nasyiatul Aisyiyah sangat menyayangkan soal adzan dan gonggongan anjing yang dikatakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Ketua DPK KNPI Belawan Arsyad Mulia Pasaribu, S.H. angkat bicara terkait ucapan Menteri Agama, di Sekretariat DPK KNPI Kecamatan Medan Belawan Jalan Indra Pura Kelurahan Belawan I, Kamis malam 24 Februari 2022.

Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas membuat pernyataan kontroversial yang menganalogikan adzan dengan gonggongan anjing.

Menanggapi terkait pengaturan toa masjid dalam membunyikan adzan yang disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Pekanbaru Rabu, 23 Februari 2022 yang menimbulkan kontroversial di tengah masyarakat. 

Pernyataan tersebut tentu tidak pantas disampaikan seorang menteri. Sebagai pejabat publik, seharusnya bijak memilih diksi yang tidak menimbulkan multi tafsir.

Kemudian, ia melanjutkan menganalogikan toa masjid dengan gonggongan anjing memang terbuka menimbulkan multi tafsir. Di satu sisi, masjid tempat yang suci bagi umat Islam sementara di sisi lain anjing dinilai binatang penuh najis.

Hal itu dengan sendirinya dapat menimbulkan persepsi yang negatif terhadap pernyatan Menteri Agama. Akibatnya, sebagian umat islam bisa saja menilai pernyataan itu sebagai penghinaan.

"Karena itu, sebaiknya menteri tidak perlu mengatur hal-hal yang terlalu sensitif, apalagi berkaitan dengan agama. Sebagai pejabat publik juga harus selektif memilih diksi, agar tidak menimbulkan jarak persepsi yang lebar. Pejabat publik seharusnya berpikir dulu baru berbicara bukan sebaliknya," ungkap Arsyad Mulia Pasaribu, S.H., Ketua DPK KNPI Kecamatan Medan Belawan saat di wawancarai media.*

( Hendra )

TerPopuler

> Whatsapp-Button