359 Siswa SMP Negeri 2 Ambon Siap Ikuti Ujian Akhir Tahun 2022

Senin, 28 Maret 2022, 3/28/2022 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Ambon - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ambon telah mempersiapkan ratusan siswa siswi pada kelas IX untuk mengikuti ujian akhir pada tahun ini, dengan di awali ujian praktek pada Senin 28 Maret 2022, dengan 3 mata pelajaran diantaranya Seni budaya, Prakarya dan Penjas.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ambon Gani Suat, S.Pd., M.Pd., disela sela rapat bersama orang tua siswa siswi Kelas IX, Sabtu (26/3/2022)

"Insya Allah, sebagai Kepala Sekolah saya yakin sungguh, bahwa 359 orang siswa siswi yang kami didik selama ini, mampu menyelesaikan ujian praktek selama tiga hari nanti dengan baik, benar dan lancar," kata Gani Suat.

Menurutnya, sejumlah siswa siswi yang akan mengikuti ujian praktek yang terdiri dari 3 mata pelajaran diantaranya Seni budaya, prakarya dan penjas lancar di hari Senin nanti.

"Karena saat ini ujian nasional ditiadakan, oleh karena itu ujian kali memang sedikit berbeda dengan ujian beberapa tahun yang lalu," ungkapnya.

Gani Suat, selain sebagai Kepala Sekolah pada SMP Negeri 2 Ambon, dia adalah salah satu kader dan Alumni IMM Maluku. 

Gani menyatakan, bahwa pelaksanaan ujian kali ini telah diatur oleh peraturan pemerintah yang berhubungan dengan kesehatan, dimana kesehatan adalah faktor penting bagi kehidupan sehari-hari.

"Dan perlu diketahui, bahwa kita baru saja memulai melaksanakan Pelajaran Tatap Muka Sementara (PTMS), dan Alhamdulillah syukur berjalan dengan baik dan lancar," ujar Suat.


Kemudian desain dari Pemerintah Kota Ambon untuk bagaimana melaksanakan ujian akhir dimasa pandemi Covid 19, sehingga kalau melihat ujian kali ini, tidak seperti beberapa tahun yang lalu.

"Sehingga kalau dulu kita kenal dengan ujian Nasional yang penilaian langsung dari pusat yang mungkin saya sudah sampaikan terkait dengan penilaian kelulusan, itu berarti saya sebagai tim pengoles nasional yang pernah dipercayakan oleh pemerintah Kota Ambon untuk bagaimana cara menilai anak anak mengoles. Itu anak, walaupun dia tidak masuk sekolah sebulan atau dua bulan tapi kemampuan keterampilan mengoles bagus dan benar, maka dapat mempengaruhi nilai kelulusan saat ujian, dibandingkan dengan anak anak yang rajin masuk sekolah," kata Kepala SMP Negeri 2 Ambon.

Tapi, dengan adanya peraturan Pemerintah sehubungan dengan menteri baru dan terobosan terobosan baru, dikembalikan kepada Ujian Satuan Pendidikan (USP), itu berarti penilaian langsung dari pihak sekolah bukan lagi dari yang dia sebutkan di atas.

Hal yang dia uraikan di atas, bahwa setiap guru yang ada harus bertanggung jawab, punya hak penuh untuk menentukan kelulusan terhadap anak anak didik.

Maka yang dia (Gani Suat - red) sebutkan di atas itu, antisipasi agar jangan ada anak tidak hadir, punya masalah dan sebagainya, maka guru bisa mempertahankan itu sebagai senjata ampuh untuk menentukan kelulusan yang bersangkutan dan masalah lulus atau tidak lulus itu nanti.

"Selain itu, dalam rapat hari ini, kita menyampaikan beberapa hal penting kepada orang tua siswa terkait dengan ujian praktek, sebagaimana yang dijelaskan pertama di atas, selanjutnya ujian satuan pendidikan (USP), Insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 19 April bulan depan," ungkapnya.

Ditanya terkait dengan perubahan atau regulasi yang ada oleh Mendiknas dan Perdiknas nomor berapa, dia menjelaskan, bahwa regulasi yang saat ini sudah diterapkan secara nasional dan bukan untuk Kota Ambon saja.

"Tetapi seluruh Indonesia wajib diterapkan, dengan tetap menjaga kesehatan memakai masker dan rajin mencuci tangan serta menjaga jarak, sehingga benar-benar pandemi Covid 19 pergi meninggalkan kita semua," tutup Kepala SMP Negeri 2 Ambon Gani Suat.*

(Ajid Tomagola)

TerPopuler

> Whatsapp-Button