Diduga Oknum Aparatur Tiyuh Melakukan Penipuan dan Penggelapan Buku Nikah

Sabtu, 27 Agustus 2022, 12:16 WIB
Oleh julianto88

SNIPERS.NEWS | Tubaba - Diduga aparatur Tiyuh/Desa Tunas Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung melakukan penipuan dan penggelapan yang berkedok ingin membantu masyarakat untuk membuat Buku Nikah.

Pasalnya, dari keterangan beberapa warga Tiyuh/Desa Tunas Jaya yang memberikan keterangan kepada beberapa awak media, bahwa pada Tahun 2021 di Tiyuh/Desa Tunas Jaya ada program untuk membuat buku nikah dengan biaya yang sangat fantastis sebesar Rp. 1.500.000 per buku nikah.

Hal tersebut dibeberkan beberapa warga Tiyuh/Desa Tunas Jaya yang enggan disebut namanya, bahwa pada tahun 2021 ada program dari Tiyuh/Desa Tunas Jaya untuk membuat buku nikah bagi warga yang belum mempunyai Buku nikah dengan biaya sebesar Rp. 1.500.000 (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

"Pada Tahun 2021 di Tiyuh/Desa Tunas Jaya ada program untuk membuat buku nikah dengan biaya sebesar Rp. 1.500.000 (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Namun, sampai sekarang buku nikahnya belum kami terima," ucap warga beberapa waktu lalu, Sabtu (27/08/2022).

Disisi lain, saat beberapa awak media mempertanyakan siapa aparatur yang mengambil ataupun mengumpulkan uang tersebut.

"Kalau uangnya kita serahkan sama RH selaku BPT Tiyuh/Desa Tunas Jaya pada Tahun 2022. Tapi sekarang RH tersebut sudah menjabat sebagai aparatur Tiyuh/Desa sebagai RK. Namun, saat kita mempertanyakan terkait buku nikah sudah jadi apa belum, RH menjawab belum karena kuotanya tidak mencukupi kalau mau buku nikahnya cepat selesai harus nambah uangnya," beber beberapa warga.

Mirisnya, saat di tanya apakah uang nya sudah di kembalikan belum sama RH.

"Di antara kami sudah ada yang di kembalikan dengan cara di cicil oleh RH. Dan itu pun kami menagihnya secara terus menerus dan bahkan kami menagihnya cara mengancam, kalau uangnya tidak bapak (RH) kembalikan kami akan lapor ke penegak hukum. Dan Alhamdulillah punya saya udah di kembalikan, Meskipun secara cicil. Dan Bahkan, sampai sekarang pun ada yang belum di kembalikan sama RH," beber Warga.

Kemudian, saat di singgung terkait uang yang belum di kembalikan, dan atau yang sudah di kembalikan meskipun secara cicil merasa dirugikan apa tidak.

"Ya kalau rugi, kami sangat merasa di rugikan lah pak, kami ini orang kecil dan waktu itu di suruh bayar cash jadi kami cari pinjaman sana sini dulu untuk mencukupi uang tersebut. Engak taunya malah ruwet begini," keluhnya.

Sampai berita ini diterbitkan untuk di mintai keterangan melalui telpon seluler ataupun melalui pesan WhatsApp tidak ada tanggapan dari aparatur tersebut.*

(Juli)

TerPopuler

> Whatsapp-Button