Kolaborasi Permata Indonesia dan Jamkes Watch Berikan Kursi Roda di Dringu Probolinggo

Rabu, 17 Agustus 2022, 18:40 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Sambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 77 (HUT RI) Permata Indoneseia atau yang biasa di sebut Pergerakan Pemuda Tanah Air Indonesia kolaborasi dengan Jamkes Watch (Jaminan Kesehatan Nasional) menyalurkan kursi roda kepada Moch. Royyan (14) yang berkebutuhan khusus (defabel).

Acara tersebut di hadiri oleh Ketua Permata Indonesia Dawamudin, Sekjen Permata Indonesia Mustofa, ST, Srikandi Permata Indonesia, Pengurus Jamkes Wacth Kecamatan Dringu, TKSK Kecamatan Dringu, Pendamping PKH, perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Pekerja Sosial Muda Bidang Linjamsos Dyah Puspitasari, S.Sos serta undangan lainnya.

Bocah 14 tahun tersebut, terlihat sumringah saat menerima kursi roda bantuan dari Permata Indonesia dan Jamkes Wacth, Rabu (17/8/2022).

Warga Dusun Parsehan RT/RW: 003/009 Tamansari Kecamatan Dringu tersebut memang mengalami masalah dengan fisiknya sejak dari umur 3 bulan.
                            

Dari informasi yang dihimpun Snipers.News, kelainan fisik yang dialami oleh Moch Royyan (14) memang sudah terjadi sejak umur 3 bulan, dia tidak bisa berjalan secara normal layaknya anak-anak.

Mendapat bantuan sebuah kursi roda dan paket sembako, tidak hanya membuat bahagia Moch. Royyan saja, Neneknya Juani dan Kakeknya Kayib juga tampak bahagia.

"Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan kursi roda dan sembako untuk cucu saya ini. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk anak saya dan barokah," kata Kayib.

Sementara itu, Ketua Umum Permata Indonesia Dawamudin mengatakan, pemberian kursi roda untuk Moch. Royyan merupakan bukti nyata organisasinya kepada masyarakat kecil. Tidak hanya kali ini saja, Permata kolaborasi dengan Jamkes Wacth juga telah melakukan aksi sosial lainnya.

"Kondisi yang dialami Moch. Royyan merupakan satu dari sekian banyak fakta yang mungkin masih luput dari mata kita. Peduli dan menyanyangi mereka adalah sikap mulia, karena mereka memiliki hak yang sama sebagai manusia," jelas pria yang akrab disapa Dawam tersebut.

Lebih lanjut Dawam mengatakan, pihaknya berharap agar pemerintah dan pengusaha lokal dapat lebih peduli kepada para penyandang disabilitas yang ada di sekitarnya. Diharapkan kepedulian mereka terhadap warga yang kurang mampu khususnya para penyandang disabilitas.*

(Tofa)

TerPopuler

> Whatsapp-Button