Diduga Lalai, Dinas PUPR Tanjab Barat Belum Juga Kembalikan Surat Tanah Milik Warga

Selasa, 13 September 2022, 23:34 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Tanjab Barat - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) Provinsi Jambi diduga melakukan kelalaian atas surat kepemilikan tanah milik warga, yang selama ini tersimpan di Instusi yang membidangi pembangunan tersebut.


Permasalahan berawal pada saat Findi, warga Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat menyerahkan surat kepemilikan tanah miliknya kepada Dinas PUPR, karena objek tanah tersebut terkena pelebaran jalan, serta dalam rangka akan di ganti rugi.


Di saat Findi (Pemilik Tanah) akan mengambil surat kepemilikan tanah miliknya di Dinas PUPR, pihak Dinas mengatakan bahwa surat tanah tersebut sudah ada yang mengambil di Kelurahan Tungkal Ilir.


Menurut penjelasan Findi kepada Awak Media Snipers.news, dari tahun 2021 yang lalu, bahwa Dinas PUPR telah memberikan surat tanah miliknya kepada warga bernama Mualim dan Latifah (Suami Istri-red).


"Ini kan jadi tanda tanya besar buat saya. Kenapa surat tanah milik saya dan yang memberikan ke Dinas PUPR itu saya, kok seenaknya mereka (Dinas PUPR-red) bisa mengembalikannya dan memberikan surat itu kepada orang lain?, padahal saya tidak kenal dengan yang namanya Mualim dan Istrinya," terang Findi mengatakan dengan hati kesal.


"Surat tanah itu yang menitipkan ke Dinas PUPR saya, seharusnya yang mengambil juga saya. Kalau seperti ini dinas terkait harus bertanggung jawab. Jika tidak dikembalikan kepada saya surat tanah itu, maka saya akan menempuh jalur hukum," tegas Findi.


Guna mencari tahu kebenaran permasalahan tersebut, Awak Media Snipers.news mencoba mengkonfirmasi ke Dinas PUPR Kabupaten Tanjab Barat, melalui Sekretaris Dinas PUPR Ir. H. ria Sukrianto, Selasa (13/9/2022).


Kepada awak media ini, Sekretaris Dinas PUPR Sukrianto menjelaskan, bahwa dirinya mengakui kesalahan surat tanah yang salah memberikan kepada yang berhak.


"Surat kepemilikan tanah itu akan kami ambil kembali," katanya Sukrianto.


Namun begitu, sudah berjalan hampir satu tahun belum ada titik terang surat tanah yang salah kasih di Kantor PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Dengan adanya informasi yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas PUPR, tanda tanya besar pasti ada dibenak siapapun yang mendengarkan. Pasalnya, seorang pejabat penting di lingkup Dinas PUPR (Sekretaris) kenapa bisa salah memberikan surat tanah yang bukan sama pemiliknya.*


(DN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button