Ini Kata Kades Perkebunan Bekiun Soal Penggunaan Dana Desa

Jumat, 16 September 2022, 19:39 WIB
Oleh Link

Ket poto : Kades Perkebunan Bekiun saat menjelaskan soal Dana Desa di kantornya.


SNIPERS.NEWS | Langkat - Dugaan penggunaan Dana Desa (DD) Perkebunan Bekiun, Kecamatan Kuala, Langkat, yang tidak transparan menjadi gunjingan di sejumlah kalangan masyarakat. 

Menyikapi polemik ini, Kepala Desa (Kades) Perkebunan Bekiun Kasinudin Zega akhirnya angkat bicara, Jumat (16/9). Menurutnya, penggunaan DD di desanya sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Kasinudin menjelaskan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang diambil dari Dana Desa belum disalurkan kepada masyarakat. "Kami akan salurkan minggu depan. Per KK mendapat Rp.300 ribu per bulan," ucapnya. 

"Jadi kalau kata masyarakat mereka dapat Rp.600 ribu, itu yang disalurkan dari pusat. Pengambilannya di Kantor Pos. Kalau BLT Desa, kami salurkan di kantor desa, dengan nominal Rp.300 ribu per bulan," tambahnya. 

Terkait jumlah Dana Desa tahun 2022, Desa Perkebunan Bekiun memperoleh sebanyak Rp.690.963.000. "Dana ini dibagi beberapa item, 40 persen untuk BLT Desa, 8 persen penanggulangan Covid-19, 20 persen ketahanan pangan dan 32 persen dana lain-lain termasuk biaya Pilkades," sebutnya. 

Pada Pilkades kemarin, sambung Kasinudin, pihaknya menganggarkan sebesar Rp.21 juta. "Ada kelebihan dana Pilkades, kami masukkan ke BLT Desa. Makanya jumlah penerima BLT Desa mencapai 132 KK," ungkapnya. 

Di singgung soal kriteria penerima BLT Desa, Kasinudin menegaskan, setiap warga yang sudah menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan karyawan kebun, tidak dapat menerima BLT Desa. 

"Dari 132 KK itu, 94 orang pensiunan, 37 wirausaha, dan satu orang guru agama. Intinya tidak ada yang kita main-mainkan. Semua sesuai aturan saja," tegas Kasinudin di kantornya. 

Kasinudin menambahkan, persoalan kantor yang terlihat kurang perawatan, itu disebabkan anggaran yang minim. "Kalau ADD kita untuk kebutuhan staf saja kurang. Tapi yang pasti, perawatan kantor tahun depan sudah kita anggarkan," tuturnya. *

(Raiyan)

TerPopuler

> Whatsapp-Button