Kejam.!!, Pria di Deli Serdang Membabi-buta Lukai Mantan Istrinya Dengan Sajam

Senin, 19 September 2022, 14:38 WIB
Oleh DAKAR
Photo Pelaku (S), Saat Berusaha Melarikan Diri Setelah Pembacokan

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Beredar di media sosial, aksi kejam dan membabi-buta, seorang pria melukai mantan istrinya dengan senjata tajam (Sajam) terekam kamera warga.

Korban diketahui bernama Deliana (50), Alamat Gg. Sopoyono Desa Bandar Labuhan, mengalami luka serius di bagian wajah, diakibatkan pembacokan yang di duga dilakukan oleh mantan suaminya berinisial (S) di depan lapangan peston Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Senin (19/09/22).

Berdasarkan informasi yang di dapat, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 09.00 Wib.

Saat itu, korban baru saja berbelanja dan mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumah. Ketika melintas di Jalan Bandar Labuhan, Desa Dagang Kerawan, tepatnya di depan lapangan Peston, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban dipepet oleh pelaku (S) yang mengendarai motor Honda Supra. 

"Enggak tahu masalahnya apa. Tiba-tiba diberhentikannya perempuan itu, langsung dibacokinya muka korban pakai senjata tajam. Aku terbangun karena korban ini menjerit-jerit," ungkap Janter Tarigan, warga sekitar.

Warga sekitar mengatakan, setelah membacok, pelaku kabur meninggalkan korban disaat ada tukang becak yang berusaha menyelamatkan korban.

"Saat kejadian ada tukang becak yang mau berusaha menolong korban, dan warga sekitar yang melihat juga semakin banyak mendekat. Saat itu juga pelaku lari dan meninggalkan korban dan sepeda motornya," ucap warga.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sehat Tanjung Morawa yang tidak jauh dari lokasi, namun kondisi korban tidak memungkinkan, akibat luka parah di bagian wajah, hingga segera dilarikan ke RSUD H. Amri Tambunan Lubuk Pakam, Deli Serdang.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Firdaus Kemit saat dikonfirmasi belum dapat menjelaskan motif pelaku, dan belum bisa meminta keterangan korban.

"Kondisi korban belum memungkinkan untuk dimintai keterangan, karena masih dalam penangganan medis, motifnya apa juga belum diketahui. Saat ini kita fokus memburu pelaku," Jelas Firdaus.*

(Red)

TerPopuler

> Whatsapp-Button