PASU Dukung Polres Langkat Tangani Kasus Korupsi PSR 29 Milyar

Jumat, 18 November 2022, 09:27 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Medan - Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB PASU) Eka Putra Zakran, SH,. MH, mendukung kinerja tim penyidik dari Unit Tindak Pidana (Tipikor) Polres Langkat untuk menangani kasus dugaan korupsi dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang telah merugikan keuangan negara sebesar 29 Milyar.

Dikatakan Epza, panggilan akrab Eka Putra Zakran didampingi Amiruddin Pinem, PASU mendukung sepenuhnya kinerja Polres Langkat untuk memproses kasus dugaan korupsi PSR ini setuntas-tuntasnya. Hal itu disampaikan Epza Jumat, (18/11/2022).

"PASU tentulah mendukung sepenuhnya kinerja Polres Langkat dalam mengungkap dan memproses kasus yang notabene telah merugikan negara ini setuntas-tuntasnya," ujar Epza.

Menurutnya, justru dalam kontek pemberantasan korupsi itu ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Langkat, karena hal ini merupakan suatu langkah maju, jadi pantas diapresiasi. PASU menyambut gembira penanganan kasus yang dimulai oleh AKBP Danu Pamungkas Totok, sehingga masyarakat langkat mau melaporkan kasus korupsi PSR tersebut.

Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan ini menuturkan bahwa, jika polisi serius mengungkap dan memproses kasus yang merugian keuangan negara ini.

"Pendeknya, penyidik Polres Langkat jika serius, kita apresiasi. Harapan kita kasus ini ditangani secara tuntas, jangan pula hanya sekedar panas-panas taik ayam. Kalau tuntas, saya pastikan publik akan gembira," tegasnya.

Lebih jauh menurut Epza, apa yang disampaikan oleh Kanit Tipikor Polres Langkat Ipda Chris Rismawan terkait pihaknya telah menaikkan status kasus korupsi ini dari tingkat penyelidikan ke penyidikan merupakan suatu langkah maju.

"Pernyataan Kanit Tipikor Polres Langkat, hal seperti ini yang ditunggu-tunggu publik terhadap kinerja polri sebenarnya, jelas ini suatu langkah maju. Mengapa demikian? karena, jumlah kerugian negara dalam kasus ini sangat fantastis, yaitu 29 milyar sebagaimana telah dilansir oleh Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara," tandasnya.*

(Gunawan)

TerPopuler

> Whatsapp-Button