Sisi Lain Komisioner Panwaslu Kecamatan Bantaran, Ternyata Ahli Begini..

Sabtu, 26 November 2022, 14:18 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWSProbolinggo - Menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) merupakan sebuah kebanggaan bagi setiap orang. Fakta bicara, lebih dari 800 peserta ikut dalam kontestasi tersebut. Kini, Panwaslu sudah dilantik sebanyak 72 dari 24 kecamatan se Kabupaten Probolinggo.

Namun, ada sisi lain yang unik dan menarik untuk di telusuri. Salah satunya adalah anggota Komisioner Panwaslu Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo.

Terhimpun data dan informasi oleh Snipers.News, dia adalah Wage Supriadi, anggota Panwaslu Kecamatan Bantaran di Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S).

Wage Supriadi yang akrab disapa Sunan Alit tersebut ternyata mempunyai kemampuan spiritual dan ahli supranatural yang cukup tinggi.

Ketika dikonfirmasi, Wage mengatakan, bahwa dirinya sebelum menjadi Komisioner Panwaslu Bantaran, dirinya ahli dalam meracik jamu 'lanang' (laki laki-red) dan tidak sedikit tamu yang datang minta tolong terkait masalah bathin yang dihadapi.
                              

"Alhamdulillah mas, saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar Bawaslu Kabupaten Probolinggo. Tapi disela sela kesibukan saya sebagai Panwaslu, saya masih aktif meracik jamu lanang dan terima tamu untuk segala hajat," tutur Wage atau Sunan Alit dengan aura senyum khasnya, Sabtu (26/11) siang.

Hal itu ditegaskan dan dibenarkan oleh sahabat Komisioner Panwaslu Bantaran, A. Sa'dullah bagian Divisi PHL/HP2H, bahwa selain jual jamu lanang, Wage juga ahli hikmah (peguron-red).

"Beliau menggunakan media kendi untuk menerawang sesuatu, termasuk Pak Wage bisa memperbesar 'rudal' (alat vital laki laki-red) dengan jamu dan jampi jampinya agar permanen tanpa efek samping," ucap Sa'dullah melalui pesan WhatApp (WA).

Ditambahkan Sa'dullah, jika Komisioner Panwaslu Tongas (Mas Hai/Haifur) punya botol kecil ajaib, tapi kalau Wage/Sunan Alit punya kendi ajaib sebagai andalan.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kecamatan Bantaran, Eko Hermawan sekaligus berada di Divisi SDMO Datin, menggarisbawahi apa yang disampaikan kedua komisionernya. Bahwa tugas dan fungsi pengawasan pemilu harus dikedepankan diatas segalanya.

Kalau punya sisi lain dari anggotanya, hal itu wajar dan sifatnya positif membantu masyarakat yang membutuhkan jasanya.

"Jadi, kalau di Bantaran ada pasien untuk membesarkan rudal atau ada keluhan lainnya yang bersifat bathin, maka Pak Wage biasanya sebagai wasilahnya," pungkas Ketua Panwaslu Kecamatan Bantaran.*

(Taufiq)

TerPopuler

> Whatsapp-Button