RDP DI kantor DPRD Bersama Pedagang Pasar Tavip Binjai

Kamis, 29 Desember 2022, 14:54 WIB
Oleh Link
Ket foto : Saat RDP di lantai 2, ruang komisi B, gedung DPRD Binjai.

SNIPERS.NEWS | Binjai - Sejumlah pedagang di Pasar Tavip, Binjai Kota, yang lapaknya direalokasi menjelang Revitalisasi, mengadu ke kantor DPRD Binjai, di Jalan Vetran, Binjai Kota, Rabu (28/12).

Kedatangan mereka terkait tempat realokasi pedagang yang disebut kurang memadai jelang revitalisasi, direncanakan dimulai bulan Januari 2023 mendatang. 

"Sebelumnya kami terimakasih atas penjelasan dan karena ternyata pasar tavip sedang menuju jadi lebih modern. Hanya saja tempat penampungannya belum memadai," kata Suwito, salah satu perwakilan pedagang pasar tavip, saat RDP di Komisi B DPRD Binjai, Rabu (28/12).

Dikatakannya," jadi karena kemarin diimbau untuk segera (mengongsongkan), akhirnya kami sampai lembur-lembur, karena saya kan pedagang yang bergerak di pengelolaan daging ke bakso.

" imbauannya secepat kilat kemarin, jadi barang saya kan berat-berat dan besar, ahasil kami sampai lembur-lembur, bahkan jadi jaga malam seminggu karena jagain barang, kalau gak di jaga takutnya ilang. Pedagang sampai stres," sebut Suwito.

RDP dipimpin Ketua DPRD Binjai H. Noor Sri Syah Alam Putra, turut dihadiri sejumlah anggota dewan, Dinas Pasar, Kadis PUPR, Kabag Hukum Pemko Binjai dan beberapa perwakilan pedagang pasar tavip.

Dana Revitalisasi pasar tavip diketahui bersumber dari APBN, bantuan dari Pemerintah Pusat yang diajukan Wali Kota Binjai saat kunjungan presiden Jokowi beberapa waktu lalu. 

Belum diketahui pasti besaran bantuan yang disetujui Presiden Jokowi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca pandemi Covid-19 di Binjai untuk revitalisasi pasar tavip.

Namun Kepala Badan Perencanaan Pembangunan  Daerah Kota Binjai, Majid Ginting, S.Sos M.Si, pada awal Juli 2022 lalu, mengatakan besaran anggaran awal yang diusulkan sebesar Rp79 Miliar.(Rid)

Tag : Realokasi Pedagang Pasar Tavip, Imbauanya 'Secepat Kilat', Pajak Tavip, Pedagang Bakso, Pemulihan Ekonomi Nasional, PEN, Revitalisasi, 

( RN )

TerPopuler

> Whatsapp-Button