Cekcok Masalah Ekonomi Suami di Sergai Aniaya Istri Dengan Kayu Balok

Rabu, 24 Januari 2024, 15:11 WIB
Oleh Arifin Soeparni

SNIPERS.NEWS | Serdang Bedagai - Personil Satreskrim Polres Serdang Bedagai berhasil menangkap P (28) warga Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai Suamtera Utara lantaran tega melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan memukul istrinya MD (28) dengan menggunakan kayu balok hingga luka parah.

Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai AKP J.H. Panjaitan, S.Sos., S.H., M.H., didampingi Ps. Kasi Humas Iptu Edward Sidauruk, S.E., M.M., saat konferensi pers yang di gelar Selasa, (23/01/24) sore mengatakan, P (28) ditangkap setelah melakukan penganiyaan terhadap Istrinya sendiri berinisial MD (28).

Ia mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Senin 22 Januari 2024, kemarin sekitar pukul 07.30 WIB di Dusun XI, Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara.

Diketahui, kejadian berawal dari percekcokan keduanya gara-gara masalah ekonomi dikarena suami tidak mempunyai pekerjaan tetap, sehingga perekonomian tidak stabil, lalu pelaku yang tersinggung langsung menganiaya korban dengan cara memukul korban istri dengan menggunakan kayu balok.

“Sebelum terjadi penganiayaan, suami dan istri ini sempat cekcok mulut dan sering cekcok karena masalah ekonomi, berhubung karena suami tidak memiliki pekerjaan tetap. Dari percekcokan itu pelaku tersulut emosi dan langsung memukul korban menggunakan kayu balok,” katanya.

“Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala. Kemudian tetangga yang mendengar keributan itu masuk ke rumah dan didapati korban terluka langsung membawa ke Klinik,” ujarnya.

Usai melakukan aksinya lanjutnya, pelaku melarikan diri dengan membawa parang dari rumahnya. Saat melarikan diri pelaku sempat membacokkan parang tersebut ke kepalanya sendiri dan melompat ke rawa-rawa yang dipenuhi lumpur.

“Jadi, karena kesal dan menyesali perbuatan yang dilakukannya terhadap sang istri, pelaku ini membacok dirinya sendiri menggunakan parang yang dibawa dari rumahnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Sergai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat (2) undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 10 Tahun,” tutupnya.*

(JE)

TerPopuler