Lagi, Si Jago Merah Ngamuk Kali ini Villa Taman Ahimsa Cemagi Dilalap Habis

Monday, February 19, 2024, 18:23 WIB
Oleh Arifin Soeparni

SNIPERS.NEWS | Mangupura - Kebakaran kembali terjadi di daerah Kecamatan Mengwi, kali ini Si Jago merah melalap sebuah bangunan Villa Ahimsa yang beralamat di Jalan Padang Nengah Banjar Mengening Desa Cemagi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, Senin (19/02/2024) pagi dini hari pukul 03.15 Wita. 

Menurut informasi yang didapat dilapangan berdasarkan keterangan saksi  I Wayan Sarwita yang merupakan security Villa mengatakan, bahwa pada saat itu sedang menghandle tamu di dalam villa dan membawa air ke villa bawah, tamu tersebut melihat asap di blok Villa Swit 1 di atas loby, saksi membawa pemadam  APAR dan berusaha menyemprotkan gas pemadam, karena api semakin besar akhirnya saksi menyelamatkan tamu ke pantai, lalu saksi kembali ke Villa untuk menyelamatkan barang-barang tamu.

Selanjutnya, saksi menyuruh saksi lainnya I Putu Hendra Badrianto yang juga selaku security Villa untuk membawa tamunya melewati Villa sebelah untuk menjauh dari lokasi kebakaran dan saksi Wayan Sarwita kembali ke depan Villa untuk menunggu mobil kebakaran. 

Kobaran api pada bagian atap rumah dengan cepat membesar hingga menyebar ke hunian blok Villa lainnya terlebih bangunan Villa Taman Ahimsa sebagian besar menggunakaan material bambu, kayu serta beratap ilalang. 

"Api dapat dipadamkan Setelah 7 unit kendaraan Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk melakukan pemadaman, dan api baru dapat dipadamkan sekira pukul 07.00 wita," ungkap Kapolsek Mengwi Kompol I Ketut Adnyana T.J., S.Sos., S.H., M.M.

Menurut Kapolsek Mengwi, adapun jenis barang yang terbakar terdiri dari 7 blok hunian kamar Villa, 1 blok Bar, 1 blok Balai massage, 1 blok Kitchen, 1 blok Staf Room dan 1 blok Gudang. Sementara tamu yang tinggal di Villa Taman Ahimsa berjumlah 7 orang.

"Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya ada 2 orang tamu yang mengalami luka ringan masing-masing pada bagian kaki. untuk kerugian materiil belum bisa dipastikan, sementara untuk penyebab kebakaran sendiri masih kita selidiki," pungkasnya.*

(Gede Supartha)

TerPopuler