15 Orang Sopir Dirapid Antigen Pada Giat Penyekatan di Pos Pam Masceti

Minggu, 09 Mei 2021, 5/09/2021 WIB
Oleh Snipers.news.com

SNIPERS.NEWS | Gianyar - Dalam rangka menekan peningkatan kasus positif covid-19, Pemerintah secara resmi melarang mudik Lebaran 2021.

Menindaklanjuti hal tersebut Polres Gianyar bersaman team gabungan menggelar kegiatan penyekatan dan himbauan protokol kesehatan di Pos Pam Terpadu Masceti, Minggu (9/5/2021).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Karendalops Polres Gianyar Kompol I Wayan Latra, S.H., M.H. dan merupakan hari ke 4 pelaksaanaan penyekatan bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2021.

60 orang personil dilibatkan pada kegiatan penyekatan kali ini diantaranya personil Polres Gianyar 38 orang, Personil Brimob Polda Bali 4 orang, Personil TNI 3 orang, Sat pol PP 2 orang, Personil Dishub 7 orang, BPBD 3 orang dan dari Dinas Kesehatan 4 orang.

Sejumlah kendaraan tidak luput dari pemeriksaan petugas di Jl. Bay Pass IB Mantra kemudian dilakukan Rapid antigen terhadap 15 orang sopir dengan hasil dinyatakan negatif covid-19.

Karendalops Polres Gianyar Kompol I Wayan Latra, S.H., M.H. mengatakan kegiatan penyekatan dilaksanakan untuk mencegah pemudik keluar Pulau Bali.

"Hari ini kembali kita lalukan giat penyekatan bagi masyarakat yang hendak mudik keluar pulau Bali" ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan penyekatan akan terus dilaksanakan hingga 17 Mei 2021 mendatang dan hari ini merupakan hari ke 4 pelaksanaannya.

"Kegiatan ini kita lakukan sebagai salah satu Upaya mencegah penyebaran covid-19 dan menekan peningkatan kasus positif covid-19" jelasnya.

Kita ketahui bersama, sambung Kompol I Wayan Latra, adanya varian baru virus covid-19 yang jauh lebih berbahaya dan kita lakukan langkah antisipasi salah satunya melalui Kegiatan penyekatan bagi para pemudik sehingga tidak memunculkan claster baru covid-19.

"Kita berharap tidak ada masyarakat yang mencoba untuk mudik karena sudah dipastikan akan diputar balik mengingat pandemi covid-19 belum berakhir" harapnya.

"Hal yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan, sehingga penyebaran covid-19 cepat berakhir dan situasi normal kembali" pungkasnya.

(Agung DP/Iskandar)

TerPopuler

> Whatsapp-Button