Walaupun Secara Virtual, Festival Arakan Sahur Tanjab Barat Digelar Demi Jaga Tradisi

Senin, 10 Mei 2021, 5/10/2021 WIB
Oleh Anak kolong Production's

SNiPERS.NEWS | Tanjab Barat - Festival Arakan Sahur digelar secara virtual demi jaga tradisi
Tanjab Barat. 

Tradisi masyarakat Arakan Sahur Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) pada Bulan Ramadhan tetap dipertahankan dan digelar secara virtual, agar tetap bisa hadir pada kondisi pandemi Covid-19, Minggu (9/5/2021). 

"Mudah-mudahan bedugkan arakan sahur online ini bisa menjadi pertanda kebersamaan kita untuk mencegah Covid-19 dan menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1442 Hijriyah," kata Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro. 

Kegiatan yang dimotori oleh Polres Tanjab Barat tersebut digelar pada Sabtu, mengusung tema "Gema Membumi" yang merupakan singkatan dari Gerakan Menyemarakkan Ramadhan Membangunkan Sahur dan Bersilaturahmi.

Dalam festival yang digelar secara virtual tersebut, setiap peserta dari setiap wilayah melakukan aktifitas kepiawaian warga dalam memainkan tabuhan beduk, yang dipadukan dengan alat lainnya sehingga menjadikan sebuah harmoni arakan beduk.

Bila tahun-tahun sebelumnya kegiatan itu dilakukan secara langsung seperti karnaval, namun kali ini digelar dalam satu panggung yang ditayangkan langsung secara online.

Hadir dan menyaksikan kegiatan antara lain Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Ketua DPRD H. Abdullah, Kadispora Otto Riadi serta menghadirkan dewan juri untuk menilai para pementas.

"Tujuan kegiatan ini menjaga tradisi Kabupaten Tanjab Barat yang sudah turun temurun dilaksanakan. Dan dalam masa pandemi, tradisi ini tetap dilaksanakan secara virtual," kata Guntur Saputro.

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat dalam sambutannya menyampaikan, arakan sahur secara virtual ini untuk menjaga tradisi yang sudah turun temurun yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Untuk itu masyarakat harus menjaga dan melestarikan tradisi ini," kata bupati.

Menurut bupati, kegiatan itu juga salah satu apresiasi dan cara agar anak muda kita selalu berkreasi meskipun dalam masa pandemi Covid-19, yang digelar dengan melaksanakan protokol kesehatan.

Setiap peserta yang diikuti oleh Remaja Masjid dan masyarakat di sejumlah lokasi di Tabjab Barat itu, menampilkan kepiawaiannya membawakan harmoni bunyi-bunyian "Arakan Sahur" online itu dalam durasi rata-rata berdurasi enam menit sampai tujuh menit secara bergantian.*

(DN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button