Tersangka Dugaan Korupsi Rp 1,4 Miliar Disdukcapil Belum Jelas, Kejari Deli Serdang Dinilai Tak Serius Tangani Kasusnya

Kamis, 07 Oktober 2021, 10/07/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang -Penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil tak kunjung diungkap oleh Kejari Deli Serdang.

Padahal, kasus yang ditangani Kejari Deli Serdang pimpinan Jabar Nur sudah tahap penyidikan. 

Akan tetapi, penegak hukum pelat merah itu masih belum mampu mengumumkan kepada publik siapa orang yang 'merampok' uang negara. 

Menanggapi hal itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Deli Serdang, Muhammad Nashry menilai Kejari Deli Serdang bermain-main menangani kasusnya. 

"Kasus dugaan korupsi pengadaan barang komputer di Disdukcapil menjadi perhatian. Namun, sudah tiga bulan berlalu belum ada titik terang dari Kejari Deli Serdang, untuk menetapkan tersangka," tegas Muhammad Nashry menjawab awak media, Rabu (6/10/2021).

Menurut Nashry, belum ditetapkan siapa tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut, tentu menjadi tanda tanya besar apakah Kejari Deli Serdang, mendalami kasusnya atau diduga sudah konspirasi berantai dengan Disdukcapil. 
                          

"Seyogianya tersangka sudah bisa ditetapkan, karena sejumlah saksi-saksi telah dimintai keterangan dan kasusnya sudah tingkat penyidikan. Bahkan barang bukti juga diamankan dari hasil penggeledahan di kantor Disdukcapil. Tetapi, masih saja mengambang. Apa Kejari Deli Serdang, sengaja 'mengubur' dugaan korupsi ini,'' tanya Muhammad Nashry.

Dari itu, Nashry meminta Kejari Deli Serdang memberi kepastian hukum agar publik tidak bertanya tanya lagi.

"Bila memang sudah cukup alat bukti, segera ditetapkan siapa aktor dibalik pengadaan barang komputer yang merugikan negara. Namun, jika hanya setengah hati melakukan penyidikan mendingan tutup saja kasusnya," pintanya. 

Kajari Deli Serdang, Jabar Nur berulang kali dikonfirmasi mengenai soal penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Disdukcapil, dirinya masih tutup mulut. 

Untuk diketahui, dugaan korupsi belanja habis pakai peralatan komputer di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan nilai kontrak Rp 1,4 miliar pada anggaran tahun 2020, mencuak ke permukaan. 

Terbongkarnya hal itu setelah Kejari Deli Serdang menggeledah kantor Disdukcapil pada Senin 19 Juli 2021 lalu. 

Meskipun demikian, kasus dugaan korupsi ditangani Kejari Deli Serdang, sudah ke tahap penyidikan mengendap dengan belum mengungkap tersangkanya.*

(Anggi)

TerPopuler

> Whatsapp-Button