Luar Biasa!!, Rokok Tanpa Pita Cukai Bebas Beredar di Kota Batam, Begini Tanggapan Zulkani

Kamis, 19 Januari 2023, 17:56 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Batam - Rokok tanpa pita cukai beredar luas di Kota Batam, yang saat ini masih menguasai pasar di semua wilayah Kepulauan Riau. Rokok tanpa cukai merk Manchester juga beredar luas di Kota Batam.


Menurut Ketua DPD Serikat Wartawan Indonesia (SWI) Kota Batam Zulkani, bukan hal asing lagi ditelinga, bahkan tampak fakta yang tak bisa untuk berkilah dari penemuan para kontrol sosial. Rokok tanpa pita cukai leluasa dipasarkan.


"Menurut aturan, rokok tanpa pita cukai dilarang dipasarkan. Namun faktanya, rokok tanpa pita cukai, diantaranya Rokok merk Manchester dan lainnya banyak membanjiri pasaran. Apa tindakan dari Disperindag maupun Bea Cukai Kota Batam, jangan sampai ini terkesan adanya pembiaran," tegasnya.


Selain itu, rokok tanpa cukai sudah pasti berdampak juga pada pendapatan daerah atau negara. Disisi lain juga mempengaruhi pendapatan pemasaran rokok yang bermerk. "Ada apa dengan Bea Cukai, sehingga ada produk yang berbeda aturan, satu sisi wajib bandrol, satu sisi ada pembiaran," ujarnya.


Tidak di pungkiri, bahwa rokok tanpa cukai disisi lain sangat membantu pengeluaran para pecandu rokok, di sisi lain sangat merugikan pendapatan daerah atau negara.


Dikatakannya, meluasnya peredaran rokok tanpa cukai kini sudah hampir semua daerah di Kepulauan Riau, hingga ke daerah daerah Sumatera dan pulau pulau terpelosok lainnya.


Di Kota Batam sendiri, rokok merk Manchester tanpa pita cukai menguasai pasaran, dari toko hingga warung warung terpelosok bisa didapat dari harga mulai harga 10 ribuan.


"Harga rokok tanpa cukai jauh di bawah pasaran, berbeda jauh dengan rokok berpita cukai pada umumnya. dari harganya pun tidak sulit untuk dipasarkan di kalangan masyarakat luas, atau di perkampungan pelosok sekalipun," ungkap Zulkani.


Terkait hal itu, salah satu pedagang enceran di Wilayah Bengkong berinisial YD, yang selama ini menjual berbagai jenis rokok tanpa pita cukai menyampaikan kemudahannya menjual barang ilegal tersebut.


"Rokok yang tak ada pita cukai nya lebih murah bang, orang banyak yang beli. Mungkin sudah sesuai ekonomi saat ini bang, larisnya tak dapat diprediksi, kadang banyak, kadang ya sedikit. Gak tentu, tergantung pengunjunglah bang. Yang jelas lebih banyak diminati gitu loh bang," kata YD pada awak media.


Saat ini, semua pihak menunggu kinerja pihak Bea Cukai dan Disperindag Kota Batam, untuk tindak lanjutnya. Zulkani berharap, ini bukan hanya umbar kata kata akan memberantas.


"Bahkan sampai saat ini masih beredar rokok tanpa pita cukai di Batam, Kepri, bahkan wilayah Sumatera dan pulau pulau terpencil/ pelosok pelosok lainnya," tuturnya.


Guna mempertanyakan hal ini, awak Media Snipers.news akan mencoba meminta konfirmasi kepada pihak Bea Cukai Kota Batam.*


(Rianto)

TerPopuler

> Whatsapp-Button