Jelang Pilkada, Polres Bangli Gelar Operasi Cipkon Agung 2020 Sepekan Pertama, Amankan 359 Liter Arak

Senin, 30 November 2020, 11/30/2020 WIB
Oleh Snipers.news.com

SNIPERS.NEWS | Bangli - Secara serentak, Polri menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2020 selama 16 hari, mulai 22 November hingga 7 Desember. 

Begitu pula Polres Bangli, yang juga sudah melaksanakan operasi Cipkon tersebut. Dimana pelaksanaan kegiatan dalam sepekan pertama tepatnya selama enam hari, Polres Bangli melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bangli berhasil mengamankan 359 liter minuman meras (miras) jenis Arak yang dijual tanpa ketentuan dan tanpa ijin edar (ilegal).

Demikian diungkapkan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan dalam keterangan persnya di Mapolres Bangli, Minggu (29/11/2020.

Didampingi Kasatnarkoba Polres Bangli Iptu I Nyoman Sudarma, Kapolres mengungkapkan, Operasi Cipkon Agung 2020 ini digelar sebagai upaya menangkal terjadinya potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata terhadap situasi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di wilayah hukum Polres Bangli menjelang perhelatan Pilkada serentak, perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. 

"Jadi, kami di Polres Bangli sudah melaksanakan Operasi Cipkon selama enam hari terakhir," sebutnya.

Sasaran operasi ini, lanjut mantan Kapolres Mappi Papua ini, yakni keberadaan senjata tajam (sajam), senjata api (senpi) termasuk 
amunisinya. Kemudian handak atau bom rakitan, kembang api dengan daya ledak tinggi, petasan atau mercon dan benda  berbahaya lainnya. 

Kemudian sambung Kapolres, benda/alat untuk melakukan aksi kejahatan, miras
narkoba, uang palsu, serta barang-barang hasil kejahatan lainnya juga menjadi sasaran Operasi Cipkon tersebut. 

Selama sepekan pertama atau tepatnya enam hari itu, pihaknya telah mengamankan 359 liter arak, semuanya tersimpan di sejumlah jerigen dan botol kemasan minuman air mineral yang disita dari 10 pedagang eceran. 

"Itu hasil operasi di empat Kecamatan, yakni Bangli, Tembuku, Susut dan Kecamatan Kintamani. Mereka disuplai dari beberapa tempat ada dari Klungkung dan Karangasem. Kebanyakan yang kami sita di warung-warung yangbada di Kecamatan Bangli (kota)," urai perwira asal Tabanan ini. 

Menurut Kapolres, dalam sepekan pertama pihaknya memang lebih mengutamakan terhadap peredaran miras (arak). 

Pasalnya, sebagaimana laporan dari masyarakat, jika peredaran arak di Bangli sudah mulai marak dan meresahkan karena dijual bebas, terlalu banyak, dan tak sesuai ketentuan. 

Dikatakan meresahkan, lantaran permasalahan yang selama ini terjadi di masyarakat seperti kasus KDRT, pemukulan atau perkelahian antara pemuda itu lebih banyak dipengaruhi karena miras. Setelah pesta miras, mabuk lalu berulah. 

Terlebih ujar Kapolres, sebentar lagi akan ada ajang pesta demokrasi Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di Bangli, yang membutuhkan situasi aman dan bebas dari konflik-konflik baik kecil atau besar, dan kemungkinan salah satunya bisa ditimbulkan dari miras tersebut.

Ditegaskannya, miras yang diperbolehkan dijual bebas jika sudah sesuai Perda Bangli No. 2 Tahun 2017. Selain itu juga sudah diatur dalam Peraturan Gubernur. 

"Nah, meski sudah dilegalkan tetap ada ketentuan, syarat dan proses-proses yang harus diikuti masyarakat sebagai penjual miras tersebut. Jadi, yang kami amankan atau sita karena tak memenuhi syarat dari kedua aturan tersebut. Proses penindakannya tindak pidana ringan (tipiring) karena kaitannya melanggar perda," jelas pria yang juga mantan Wakapolres Klungkung ini.

Disinggung kaitannya dengan Pilkada, AKBP Agung menekankan, bahwa semua Kecamatan di Bangli berpotensi terjadinya gesekan atau konflik. Artinya, kerawanan dalam Pilkada di empat Kecamatan ada. 

Karenanya, imbauan dan sosialisasi tetap digencarkan dalam Operasi Cipkon tersebut. Terutama tetap berpedoman ada protokol kesehatan (prokes). 

"Potensi kerawanan itu ada di setiap kecamatan. Karenanya kami lakukan antisipasi lewat operasi cipkon ini. Meskipun hingga saat ini tidak ada gejolak atau gesekan apa pun yang terjadi di Bangli, dan mudah-mudahan seterusnya aman dan kondusif. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, melalui media massa, pihaknya tetap mengimbau seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kabupaten Bangli untuk bersama-sama menjaga situasi Bangli supaya tetap nyaman, aman, kondusif dan sehat.*

(Agung DP/Iskandar)

TerPopuler