Jelang Pilkada 2020, Kapolres Tanjungbalai Pimpin Arahan Pengamanan TPS

Rabu, 02 Desember 2020, 12/02/2020 WIB
Oleh Bern

SNIPERS.NEWS
 | Tanjung Balai - Menjelang persiapan pengamanan Pilkada 2020 di Kota Tanjung Balai, Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira,SIK.,MH., memimpin kegiatan arahan dan pembekalan dalam pengamanan TPS.
 

Didampingi Wakapolres Tanjung Balai, Kompol H. Jumanto, SH. MH., sebanyak 155 personil mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di GOR Wira Satya Polres Tanjung Balai, Selasa (01/12/2020) yang dimulai sekira pukul 10:00 WIB. 

Pantauan di lokasi, tampak turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Kabag, para Kasat, para Kapolsek dan para Kanit dan KBO Sejajaran Polres Tanjung Balai, serta seluruh personil. 

Hadir nara sumber dalam pemberian arahan dan pembekalan, mewakil ketua KPU Mhd Guntur Sitorus SPDI Ketua Devisi Teknis Penyelenggara dan ketua Bawaslu Dedy Hendrawan SH. MH. 


Dalam sambutannya, Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha mengatakan, kepada personil yang turut dalam pengamanan Pilkada serentak mengharapkan dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya, sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan tertib dan lancar. 

Kapolres Tanjung Balai juga menyampaikan keterangan dari Ketua KPU Sumut,yakni : 
· Bagi pemilih yang suhunya tinggi di arahkan ke bilik khusus 
· Tinta di teteskan tidak dicelup 
· Pintu keluar dan masuk siapkan cuci tangan dan sarung tangan 
· Ajak pemilih untuk gunakan masker 
· Adanya relawan yang membagi bagikan masker yang beratribut salah satu Paslon di larang. 
· Masyarakat mana saja yang berhak memilih di salah satu TPS dan termasuk jam pemilihan. 


Kesempatan yang sama, Kapolres juga menyampaikan keterangan dari ibu Ketua Bawaslu Sumut, yakni : 
· Antisipasi pada saat penertiban alat peraga pada masa tenang 
· Antisipasi Jam pemilihan 
· Dan yang terpenting, anggota kepolisian dilarang masuk kedalam ring lokasi TPS kecuali atas permintaan Ketua KPPS / anggota TPS 
· Anggota kepolisian yang menjaga kotak suara Wajib mengawal dari gudang logistik dan kotak bergerak ke PPK kelurahan kemudian menginap di kelurahan besok pagi di salurkan ke TPS yang semua giatnya harus dikawal oleh petugas, dan petugas agar mencatat No Hp Ketua KPPS antisipasi kotak suara agar tidak berjalan sendiri, dan 
· Jaga kesehatan rekan rekan sekalian jangan sampai ada yang sakit karena sudah di Ploting semuanya, rajin olahraga raga, pola makan yang sehat dan istirahat yang cukup. 

Sebagai tambahan pemberian materi pembekalan oleh ketua KPU Kota Tanjung Balai yang diwakili Mhd Guntur Sitorus SPDI Ketua Devisi Teknis Penyelenggara mengatakan bahwa pada proses pendistribusian kotak suara dan proses pelipatan surat suara tidak ada permasalahan yang timbul karena itu merupakan yang paling sakral sekali. 

Dalam mekanismenya, Guntur Sitorus pada pukul 07.00 WIB yang disaksikan oleh pengawas TPS dan saksi dan berakhir pada pukul 13.00 WIB dan boleh mencucuk kembali apabila sudah mendaftar di bawah Pukul 13.00 WIB dan di atas pukul 13.00 WIB tidak diperbolehkan. 

Guntur juga mengatakan, pada kegiatan nantinya, pukul 11:30 WIB hingga 13:00 WIB merupakan jam rawan dalam pemilihan, dikarenakan petugas TPS sudah lelah dan pemilih ada yang salah masuk Lokasi TPS. 

Dalam arahannya, Guntur juga menegaskan bahwa dalam pemilih dilarang mendokumentasikan hak pilihnya. Dia juga berharap agar petugas kepolisian yang bertugas nantinya dapat mengenali ketua KPPSnya masing-masing, sebab Ketua KPPS yang berhak dan mensahkan perolehan perhitungan suara di TPS. 

Guntur juga mengajak saling bersinergi untuk mensukseskan Pilkada 2020, sebab rentan dengan gesekan gesekan dari berbagai lini sektror. 

Sementara, ketua Bawaslu Kota Tanjung Balai mengatakan bahwa tingkat kerawanan di TPS yaitu pelanggaran protokol kesehatan, money politik dan hilangnya hak pilih. 

Usai sesi tanya jawab, Kabag Ops Polres Tanjung Balai memberikan arahannya bagi personil yang bertugas agar aktif melakukan komunikasi dan wajib memakai APD yang telah diberikan kepada masing-masing personil. 

Kabag Ops juga menegaskan, tidak ada kotak suara yg bergerak tanpa ada pihak kepolisian, semuanya tetap dalam pengawalan dari pihak kepolisian. 

(red)

TerPopuler