Kapolres Bangli Pimpin Rakor Ops Lilin Agung 2020

Jumat, 18 Desember 2020, 12/18/2020 WIB
Oleh Snipers.news.com

SNIPERS.NEWS | Bangli - Kapolres Bangli pimpin rapat koordinasi Operasi Lilin Agung tahun 2020 di Rupatama Polres Bangli, Jumat (18/12).

Rapat yang dipimpin Kapolres Bangli AKBP  I Gusti Agung Dhana Aryawan tersebut, dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Dandim 1626/Bangli Letkol inf. I Gde Putu Suardana, Kejaksaan, Ketua PHDI, Ketua MDA, PHRI dan pihak pimpinan Gereja yang ada di Bangli serta pihak terkait lainnya. 

Kapolres menegaskan, rapat tersebut sebagai tindak lanjut dari libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta menyikapi SE Gubernur terkait pembatasan pesta di malam pergantian tahun, Natal serta libur panjang. 

"Jadi kami semua sudah komit untuk bersama-sama melaksanakan SE Gubernur Nomor 2021 tahun 2020 itu terkait libur panjang dan nataru," kata AKBP Agung usai rapat tersebut.

Operasi Lilin Agung 2020 ini berlangsung mulai tanggal 22 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021. Dan untuk pengamanannya, lanjut Kapolres, pihaknya sudah menyiapkan 157 personel dibantu 100 orang personel gabungan dari TNI/Kodim dan Pemda. 

Disinggung pemetaan daerah yang rawan, mantan Kapolres Mappi, Papua ini tak menyebut secara spesifik. Dia menekankan, jika rawan terkait bencana, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerja Umum dan BPBD untuk menyiapkan alat berat, mengingat cuaca hujan lebat disertai angin kencang. 

Sedangkan untuk rawan akibat keramaian libur panjang dan nataru ini, pihaknya mengaku sudah menyiapkan dua jenis posko yakni Posko Pelayanan dan Posko Pengamanan. 

"Pos pengamanan kami ada dua. Satu di Gereja Marga Rahayu dan satu lagi di Penelokan, Kintamani. Sedangkan Pos pelayanan kami juga ada satu di Obyek Wisata Penglipuran," sebut perwira asal Tabanan ini.

Lalu bagaimana dengan pembatasan kembang api, apakah sudah ada penertiban atau imbauan ke masyarakat dan pedagang? Ditanyakan demikian, AKBP Agung mengaku masih menunggu aturan susulannya dari Polda Bali. 

Kalau menyikapi di SE Gubernur, kata Kapolres, tidak boleh ada acara dalam bentuk apa pun selama libur panjang, termasuk menggunakan atau menyalakan kembang api dan sejenisnya dibatasi.

"Diharapkan kepada semua pihak agar mendukung pelaksanaan operasi ini supaya berjalan dengan lancar dan kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi SE Gubernur Bali nomor 2021 tahun 2020 sehingga perayaan Natal 2020 dan tahun baru 2021 berjalan dengan aman, lancar dan sehat sesuai protokol kesehatan, hal ini agar penyebaran Covid-19 bisa terputus," tegasnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Dandim 1626/Bangli. Letkol inf. I Gde Putu Suardana menyebutkan jika pihaknya akan membantu penuh kepolisian dan Pemda Bangli dalam pengamanan libur panjang dan Nataru dengan menyiapkan seluruh personel babhinsa di seluruh desa di Bangli termasuk menyiagakan 40 personel dari Mako.*

(Agung DP/Iskandar)

TerPopuler