Miris!!. Gadis 13 Tahun Dicabuli Ayah 20 Kali dan Abang Kandung

Sabtu, 09 Januari 2021, 1/09/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, Polda Sumatera Utara menggelar press release tentang perbuatan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, Sabtu (09/01/2021).


Bertempat di depan gedung Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M. Firdaus, S.H., S.I.K., didampingi oleh Wakasat Reskrim AKP Antonius Alexander Putra, S.H., M.H., Kanit PPA Iptu Resti Widya Sari, S.Tr.K., Kasiwas Iptu K. Sinurat serta Kassubag Humas AKP Ansari memaparkan press release.


Dari hasil pemaparan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, diketahui perbuatan bejat ayah dan Abang kandung terhadap korban, saat korban bercerita kepada Rahmad Akbar pada Kamis (24/12/2020) sekira pukul 13.30 Wib lalu, bahwa korban telah dicabuli Ailul Amri dan M. Irfansyah yang merupakan ayah dan abang kandung korban.


Lalu Rahmad Akbar memberitahukan peristiwa miris itu kepada Ibu kandung korban bernama Juliatik (50). Mendengar cerita Rahmad Akbar itu, malamnya sekitar pukul 19.30 Wib, Juliatik langsung menanyai korban dan mengakui terus terang bahwa Bapak kandung korban dan Abang kandung korban telah mencabuli korban mulai tahun 2018 hingga tahun 2020.



Bapak korban mencabuli korban sebanyak 20 kali, sedangkan Abang kandung korban sebanyak 5 kali. Mendengar pengakuan polos dari korban, maka Juliatik melaporkannya ke Polresta Deli Serdang sesuai LP / 04 / I / 2021 /SU/RESTA DS, 05 Januari 2021.


Mendapat laporan pengaduan Juliatik, Tekab Unit PPA, dipimpin Kasubnit PPA Ipda M.O Siagian dan Bripka DB Sihombing beserta 3 anggota lainnya melakukan penyelidikan.


Pada Kamis (7/1/2021) sekitar pukul 21.30 Wib, Tekab Unit PPA mendapat kabar jika kedua pelaku berada dikediamannya. Tanpa buang waktu, petugas membekuk kedua pelaku dan mengangkutnya ke komando.


Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M. Firdaus, S.H., S.I.K., mengatakan dan memaparkan terkait perbuatan bejat kedua pelaku tersebut.


"Pelaku AA dan MIS dipersangkakan Pasal 81 Ayat (3) Subs Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76D, 76E UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 20 Tahun Penjara," ujarnya.*


(R. Anggi)

TerPopuler