Peran Ulama Faktor Dominan Menekan Angka Perceraian

Rabu, 27 Januari 2021, 1/27/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Meningkatnya angka perceraian di Pengadilan Agama (PA) Kraksaan dominan disebabkan faktor ekonomi dan kurangnya nilai kesabaran dari pasangan suami istri.

Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Probolinggo, H. Surib Wahyudi (52), mengajak para ulama dan tokoh masyarakat berperan memberikan nilai-nilai religi kepada pasangan suami istri guna menekan angka perceraian yang tinggi.

"Oleh karena itu, peran ulama dan tokoh masyarakat sangat diperlukan agar para suami istri tidak memilih jalan pintas, bercerai saat menghadapi dan menyelesaikan persoalan rumah tangga,” kata Surib ketika dikonfirmasi media Snipers.News, Rabu (27/01/2021).

Dia menjelaskan, mayoritas perceraian di Kabupaten Probolinggo dilatarbelakangi faktor ekonomi. Hal tersebut terjadi lantaran banyaknya kepala keluarga yang terpaksa dirumahkan karena adanya wabah Covid-19.

“Persoalan ekonomi menjadi salah satu faktor perceraian. Kasus ini tidak hanya di kita saja, di beberapa daerah lain pun ada. Oleh karenanya, kami sangat mengimbau masyarakat, khususnya yang tengah mengarungi bahtera rumah tangga untuk tetap sabar dalam menghadapi bencana non-alam ini,” pungkas pria asli Jember ini.*

(Taufiq)

TerPopuler

> Whatsapp-Button