Jenguk Keluarga Kolong Jembatan, Snipers.news dan JBS Berikan Tali Asih Kepada Amirah

Rabu, 17 Februari 2021, 2/17/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Terkait adanya postingan pegiat sosial media kisah Amirah pingin sekolah di salah satu akun Facebook (FB) Jamal Udin, Media Online Nasional Snipers.news dan JBS (Jum'at Berbagi Sugiharjo) meninjau dan sekaligus berikan bantuan tenda kemah dan uang tunai hasil donasi. 

Hal itu diperbuat atas dasar kemanusiaan, agar sang gadis cilik Amirah beserta kakek dan neneknya tidur tidak kehujanan dan kedinginan.

Miris melihatnya, Amirah yang saat ini berdomisili di Gg. Kenari Pasar V Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang tinggal di bantaran  Sungai Tembung, yang hanya berlantaikan bumi beratapkan langit. 

"Sedih dan prihatin kami ketika melihat Amirah, kakek dan neneknya hanya tinggal di selembaran tikar kecil. Bagaimana jika hujan turun, dan menahan teriknya matahari??," urai Kabiro Sniper.news Deli Serdang R. Anggi saat mengunjungi Amira, Selasa (16/02/2021). 

Terlihat disebuah gubuk berdiameter 2 x 2 meter dipinggiran sungai, seorang anak kecil berumur 7 tahun dan neneknya bernama Marsuani Pane (55) serta kakek Syaripudin Siregar (65), yang kakek Syarifudin sendiri sudah 3 tahun mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran, dikarenakan umurnya yang sudah  senja.


Melihat kedatangan Tim Snipers.news dan JBS ke lokasi mereka tinggal, Marsuani Pane, yang tak lain adalah Neneknya Amira terharu dan seraya tak mampu menahan tangis, sambil berucap terima kasih karena telah peduli dengan nasib mereka.

"Terima kasih banyak ya Ibu dan Bapak. Saya tidak tau harus berbuat apa. Saya tidak bisa membalas kebaikan Ibu dan Bapak. Semoga Allah membalas kebaikan bapak dan ibu sekalian. Mungkin ini jawaban atas doa saya yang selalu saya panjatkan saat selesai sholat," ucap Nenek Marsuani Pane sembari menyeka air matanya. 

Saat awak Media ini dan Tim JBS bertanya apakah mereka tak mempunyai tempat tinggal yang layak selain seperti ini, sang nenek pun menjawab sudah tidak ada lagi. 

"Doa saya ketika pertama tinggal disini. Ya Allah, sebelum bulan Ramadhan kami bisa menempati rumah tempat tinggal yang memiliki atap. Jangan turunkan hujan deras Ya Allah, saya takut banjir dan saya takut kehilangan suami dan cucu saya," ungkap sang Nenek. 

Kabiro Snipers.news R. Anggi juga menanyakan kenapa bisa sampai tinggal disini, dan dulu berdomisili dimana, Nenek yang memiliki cucu bernama Amirah inipun mengungkapkan awal perjalanan hidupnya.

"Kami dulu berdomisili di Desa Sei Rotan dengan mengontrak rumah. Karena sudah tidak sanggup membayar, kami pergi dan sempat tinggal di rumah saudara. Setelah beberapa bulan karena merasa segan harus terus menumpang kamipun pergi dan memutuskan untuk tinggal di bantaran sungai ini," ucapnya lirih. 

Marsuani Pane memiliki 5 orang anak, dan Amirah adalah cucunya yang seorang Yatim Piatu. Ibunya meninggal sehabis melahirkan Amira. Dari pengakuannya, Marsuani tidak ingin menumpang di rumah anaknya, karena kehidupan anaknya juga susah.


"Mereka juga menumpang di rumah mertuanya. Saya takut nanti, gara-gara kami tinggal bersama...mereka ribut," imbuhnya. 

Pertemuan yang penuh haru di hari ini, R. Anggi selaku Kabiro Snipers.news, JBS dan pegiat medsos Jamal Udin berkoordinasi untuk selanjutnya mencari rumah sewa pertahun, agar dapat ditempati Amira beserta Kakek dan Neneknya. 

Tak hanya itu, Tim yang hadir saat itu juga berniat untuk membantu mencarikan sekolah yang mau menampung Amirah untuk menggapai impiannya. 

Saat ini, para Pejuang Ikhlas di group JBS silih berganti memberi kabar. Donasi pun bertambah. Mulai dari 100 ribu hingga 500 ribu. Donasi juga datang dari Team JBS yang namanya tidak ingin disebutkan. 

Berdasarkan informasi, jumlah donasi yang baru dibuka 1 hari saja sudah hampir mencapai Rp. 2 juta, baik dari JBS maupun donatur lainnya. Donasi itu nantinya akan dipergunakan untuk mengontrak rumah dan membeli peralatan sekolah untuk Amira. 

Pendiri JBS juga menginformasikan di Group internal mereka, saat ini rumah kontrakan sudah ditemukan di daerah Sugiharjo dengan harga kontrakan Rp. 2,5 pertahun, yang nantinya akan ditempati Amira, Kakek dan Neneknya.

"Untuk beras Insya Allah mereka tidak akan pernah beli. Dan selama di bulan Ramadhan nanti, Insya Allah takjil akan terus diberikan," ucap Pendiri JBS. 

Untuk itu R. Anggi, JBS dan Jamal Udin akan lakukan donasi kembali, melalui medsos maupun pemberitaan Media Online Snipers.news, agar Amirah mendapatkan pendidikan, tempat tinggal yang layak, gizi serta vitamin yang cukup buat Amira.*

(Red/Team DS) 

TerPopuler