Max Sopacua Buka Suara Cara SBY Ubah Demokrat Jadi Partai Keluarga

Rabu, 24 Februari 2021, 2/24/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Jakarta - Para pendiri Partai Demokrat menyatakan, bahwa sejak awal Demokrat dibentuk sebagai partai modern dan terbuka. Namun dalam perjalanan kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ), partai berlambang segitiga berlian itu menjadi partai dinasti, sehingga kepercayaan masyarakat pun merosot.

"Itulah landasan kita berjuang, yang ditanamkan oleh para pendiri pada saat awal, tetapi dalam kepemimpinan SBY sebagai Ketua Umum, Partai Demokrat dikerdilkan menjadi partai keluarga," kata mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Sindo.news, Selasa (23/2/2021).

"Rekam jejaknya masih ada, saksi dan orang-orangnya masih lengkap sehat wal afiat," ujarnya kembali. 

Max menjelaskan, meskipun SBY menahkodai langsung sebagai Ketua Umum dan kala itu juga masih menjabat Presiden RI, tapi perolehan Partai Demokrat di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 malah menurun menjadi 10%.

SBY kemudian menobatkan putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi sebagai Komandan Tugas Utama (Kogasma) Partai Demokrat, setelah kalah dalam Pilkada DKI 2017. Kogasma bertugas memenangkan Pemilu 2019.

"Sejatinya, kemampuan AHY dalam membawa kemenangan Partai Demokrat sudah diuji-cobakan pada Pemilu 2019, namun alhasil bukannya perolehan Partai Demokrat naik atau bertahan, tetapi malah turun menjadi 7,7%," kata Max.

"Setelah Kongres I Partai Demokrat di Bali pada 2005, dilanjutkan dengan Musyawarah Daerah (Musda) di Provinsi dan Musyawarah Cabang (Muscab) di Kabupaten/Kota, berbondong-bondong ada yang Gubernur dan ada para Bupati masuk memimpin, mengambil posisi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC)," ungkap Max menutup pembicaraannya. 

(Saidi)

TerPopuler

> Whatsapp-Button