Pratu Martinus K.R Sinurat, Korban Penembakan Dimakamkan di Kota Kelahirannya

Sabtu, 27 Februari 2021, 2/27/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | P. Sidimpuan - Jenazah anggota prajurit Kostrad TNI AD Pratu Martinus Kardo Rizky Sinurat telah berada dikediamannya di Gg. Setia Budi, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Jum’at (26/02/2021) siang.

Diketahui, Pratu Martinus merupakan satu dari tiga korban yang meninggal dunia akibat penembakan brutal oknum Anggota Polisi Bripka CS di Kafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat,
Kamis (25/2/2021) pagi.

Saat jenazah tiba di rumah duka, dengan selimut bendera merah putih diangkat oleh pihak keluarga dan beberapa anggota TNI dan kepolisian. Suara tangisan mengiringi kedatangan jenazah yang dibawa menggunakan ambulans.

Sejumlah karangan bunga dengan ucapan bela sungkawa yang dikirim dari sejumlah pejabat TNI maupun Polri berjajar disepanjang arah rumah alm, antara lain dari Pangdam l/BB TNI Hassanudin, Dandim 0212/TS Lekol Inf Roy Chandra Sihombing, S.I.P., serta Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H.

Pratu Martinus adalah anak ke tujuh dari delapan bersaudara, anak dari Edison Sinurat (66) seorang wiraswasta.

"Rencananya pemakaman hari ini, Sabtu (27/02/2021) di perkuburan Kampung Toba Kelurahan Losung," kata Kakak kandung almarhum, Romel Sinurat. 

Romel mengenang, bahwa adiknya (Martinus) sebelum berdinas di Kostrad, ia pernah mengikuti pendidikan di Rindam Pematang Siantar.

"Harapan kita, supaya anak dari Almarhum di perhatikanlah untuk masa depannya. Dan untuk pelaku agar di hukum seadil-adilnya," pungkasnya.

Wadan Denma Kostrad Mayor Infanteri Wisnu Broto mengatakan, terkait pemulangan ini, Panglima Kostrad menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya.

Lanjut Wisnu, bahwa pemulangan ini juga merupakan wujud penghargaan untuk almarhum dan pihak keluarga.

"Sebelum diantar ke rumah Almarhum di Kota Padangsidimpuan, jenazah almarhum sempat disemayamkan di rumah duka di Cengkareng sekira 2 atau 3 jam, setelah jam 12:30 Wib jenazah masuk ke pesawat menuju kampung halamannya," jelas Mayor Wisnu. 

Selama di kesatuan, sambung Wisnu, almarhum di kenal baik, dedikasinya tinggi, bisa membawa juniornya maju dan bergaul dengan seniornya, kerja apapun tidak mengeluh.

Sementara, Kapolres Padangsidimpuan juga turut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya secara langsung kepada keluarga korban.

"Terkait apa yang menjadi harapan keluarga korban, kami dari kepolisian juga sepakat, bahwasanya yang melakukan pelanggaran hukum akan dilakukan tindakan secara tegas," ucap Kapolres. 

Dikatakannya, bahwa saat ini Kepolisian membuka secara lebar terkait proses ini, dan keluarga juga bisa mengikuti proses hukumnya.

"Tidak hanya sanksi dalam kepolisian saja, tapi sanksi secara pidana," ujar Kapolres.

Turut hadir Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, Wakapolres Tapsel Kompol Rahman Takdir Harahap, S.H., Danramil 02 P.sidimpuan Kapten Inf B.Hutabarat, Kasi Intel Kejari Padangsidimpuan Sonang Simanjuntak, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres AKP Sulhan Arifin Siregar, S.H., Kasat Intelkam AKP Najaruddin Siregar, S.H., serta AKP Maria Marpaung, S.E., M.M.*

(Iwan) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button