Berjalan 2 Pekan di Dringu, PAI Gelar Doa Bersama

Jumat, 26 Maret 2021, 3/26/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS


SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Sudah masuk 2 pekan gelaran doa bersama yang di gagas oleh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo yang bertempat di Pendopo Kecamatan Dringu.

Termaksud dalam acara tersebut sebagai gerak bathin memohon pertolongan Allah SWT, agar terhindar dari bala' dan musibah terutama warga Kecamatan Dringu yang sudah di luluh lantakkan dengan datangnya banjir lumpur di Desa Kedungdalem, Dringu, Kalirejo, serta Desa Tegalrejo beberapa waktu lalu.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Probolinggo Dr. H. Sruji Bahtiar mengatakan, gerak bathin yang diikuti oleh 192 Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS, PAIF, serta tokoh agama Kecamatan Dringu sebagai bentuk suport moral kepada korban terdampak banjir.
                         
"Disamping kami kerahkan PAI untuk istighosah secara rutin tiap malam, kami juga kerahkan tenaga untuk bantu evakuasi lumpur yang tersisa di pemukiman warga," kata Bahtiar kepada Snipers.News, Jum'at (26/3/2021).

Putra asli Madura ini menjelaskan, bahwa pihaknya mewajibkan bagi para penyuluh untuk hadir di acara gerak bathin tersebut secara bergantian. "Kami bagi tiap malam ada 20 penyuluh ditambah penyuluh fungsional dari 24 kecamatan untuk hadir di Pendopo Kecamatan Dringu," paparnya.
                         

Ketika ditanya sampai kapan acara doa bersama ini digelar, Bahtiar menjawab sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Doa itu tidak ada batasannya, walau nantinya tidak bertempat di Dringu, kami tekankan untuk terus gelar doa di wilayah masing masing untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Probolinggo sebagai wujud penyuluh selalu hadir untuk ummat," imbuhnya.

Terpisah, Koordinator PAI Kecamatan Dringu, Ustadz Nanang Suhartono SH, yang sekaligus tuan rumah mengapresiasi positif terkait petunjuk dari Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo untuk gelar doa bersama tersebut.
                          

"Kami berterima kasih mewakili KUA, PAI serta warga Dringu atas kebijakan Kepala Kemenag, semoga ikhtiar hasanah ini tercatat sebagai amal ibadah yang bernilai pahala, dan semoga doa kita di ijabah oleh Allah SWT, aamiin," ujar pengusaha sukses degan bakar ini.

Nanang menegaskan, bahwa segala amaliah hasanah (perbuatan yang baik-red) untuk kemaslahatan ummat pasti di kabulkan oleh Allah.

"Kami haqqul yakin bahwa musibah yang menimpa saudara kita di Dringu akan datang hikmah positif kedepannya," tandas Nanang yang mempunyai paras wajah cakep ini.(*)

Pewarta  : Taufiq

TerPopuler

> Whatsapp-Button