Peredaran Narkoba di Jatim Semakin Meningkat, Begini Kata H. Muzammil Syafi'i

Jumat, 19 Maret 2021, 3/19/2021 WIB
Oleh TAUFIQ PERS

SNIPERS.NEWS | Probolinggo - Peredaran Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) di Jawa Timur semakin meningkat. Terbukti, banyaknya pengungkapan kasus narkoba bahkan jumlahnya cukup signifikan.

Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Jatim menyebutkan bahwa Jawa Timur sebagai surganya peredaran narkoba. Bahkan indikasi terlibatnya oknum polisi di semua tingkatan.

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Muzammil Syafi'i, SH,. MSi mengatakan, dirinya mendorong lebih giat lagi pemberantasan narkoba di Jatim, baik oleh BNN maupun kepolisian.

"Bagaimana mengupayakan ada efek jera pada masyarakat, baik pengedar maupun pengguna. Karena sementara ini hukum belum mampu menjadikan jera pada mereka," kata H. Muzammil ketika dikonfirmasi media Snipers.News, Jum'at (19/3/21) pagi.

Terbukti, lanjut Muzammil, justru peredaran di remote dari Lapas. Maka perlu ada upaya upaya pencegahan yang efektif agar tidak semakin luas penggunaan narkoba di masyarakat.

Keterlibatan ormas dan tokoh masyarakat serta pondok pesantren harus secara massif dilakukan baik pembinaan secara agama maupun sosial.

"Sosialisasikan ke masyarakat tentang bahaya narkoba, itupun terus menerus dilakukan, karena banyak mereka yang tidak tahu kalau obat obatan yg dikonsumsi itu adalah berjenis narkoba, terutama di pesisir pantai yang dianggap obat penambah tenaga," papar Ketua Fraksi Partai Nasdem ini.

Dalam hal ini, DPRD Membackup penuh langkah yang ditempuh pemerintah dan aparat penegak hukum di Jawa Timur. DPRD sudah membuat perda tentang Fisilitasi P4GN di Jatim dan sosialisasi ke berbagai daerah namun terus belum menyeluruh terkendala dengan dana yang terbatas.

"Pemprov (pemerintah provinsi) perlu lebih greng lagi bersama BNN dan polisi. Perlu support dana yang cukup untuk mencegah di Jawa Timur," pungkas legislator Partai Nasdem ini.(*)

Pewarta  : Taufiq

TerPopuler

> Whatsapp-Button