Bersama Anggota DPRD Kota Jambi, Ketua DPP Brantas Sambut Kedatangan Jenderal Kopassus

Selasa, 20 April 2021, 4/20/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Jambi - Mayjen TNI Tatang Zaenudin kembali berkunjung ke Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah pada hari Senin (19/04/21).


Setibanya di Bandara Sultan Taha, Jenderal Kopassus ini disambut Anggota DPRD Kota Jambi dari Komisi IV H. Muslim, yang langsung menuju Hotel BW Luxury, Thehok.


Jendral Kopassus yang pernah menjabat sebagai Kepala Deputi Operasional Basarnas ini tercatat sebagai yang tercepat dalam pencarian bangkai pesawat Air Asia di sepanjang sejarah peristiwa kecelakaan angkutan udara.


H. Muslim yang juga seorang politisi senior Partai Golkar Empat Periode di DPRD Kota Jambi ini, dengan ditemani oleh Kemas Faried Alfarelly, Faruk, dan Muhili Amin mengaku sangat senang bisa bertemu kembali dengan Jenderal bintang dua tersebut dalam suasana Ramadhan di Kota Jambi. 


"Selamat datang Kando (Abang), kedatangan kando memotivasi kami untuk lebih teliti dalam menjalankan pekerjaan sebagai legislator, karena Kando banyak memberikan edukasi kepada kami dengan pengalaman Kando selama memegang jabatan di level nasional. Saya juga minta maaf jika sambutan kami kurang baik, dan semua itu bukan disengaja melainkan karena keterbatasan kemampuan kami," kata H. Muslim.


Ketua DPP LSM Brantas Bardion, yang hadir juga menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya, atas keterlambatannya hadir menjamu Jenderal Tatang pada awal kedatangan.


"Kesibukan kami di DPP sangatlah padat dalam penyelesaian berkas administrasi anggota yang akan di verifikasi," ucap Bardion.


Sebab, kata Bardion, nama besar DPP LSM Brantas sudah diperhitungkan di setiap daerah di Indonesia, terutama adanya permintaan dari Pemerintah Pusat sebagai LSM yang terpercaya dan dihormati, untuk bisa bersinergi dan bekerjasama dalam skala kontrol sosial nasional.


"Terhadap penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan di daerah atas APBN atau APBD harus kita kontrol. Dimana saat ini, nama LSM Brantas merupakan salah satu LSM yang dikenal akan pembelaannya terhadap masyarakat Indonesia, yang dimarjinalkan dan teraniaya hak-haknya," tutup Bardion.


Sementara itu, Mayjen Tatang sempat mengatakan, "saya tak suka sambutan yang mewah. Makan di kaki lima, nginap di hotel kelas melati bagi saya tak masalah, karena sebagai prajurit siap ditempatkan dimana saja. Bahkan, nginap di hutan pun saya biasa, jangan mentang-mentang saya seorang jendral lantas teman-teman merasa sungkan, itu bukan tipe saya," tegas Tatang.


"Dan untuk semua saudara saya yang tergabung dalam LSM Brantas, kalian harus memperjuangkan terus kepentingan masyarakat. Jangan pernah takut. Perjuangkan kebenaran dengan cara yang benar. Kembangkan sayap lebih luas lagi dan buat bangga NKRI. Saya lindungi kalian," tegas Mayjen Tatang Zaenuddin.*


(Milan)

TerPopuler

> Whatsapp-Button