DPD API dan Warga Geruduk DPRD Medan, Tuntut PT. API Ditutup

Senin, 26 April 2021, 4/26/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Medan - DPD Aliansi Peduli Indonesia (API) Sumatera Utara bersama warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan lakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Medan dan Kantor Walikota Medan, Senin (26/04/21).

Aksi yang dilakukan DPD API dan warga ini guna menuntut kepada DPRD Kota Medan dan Walikota agar menutup PT. Anugerah Prima Indonesia (API) yang berlokasi di Kawasan Industri Medan 1 (KIM 1) Mabar, karena masyarakat yang berada di sekitar pabrik merasa dirugikan, baik dari segi lingkungan maupun kesehatan. 

Berdasarkan informasi di lokasi aksi, sebelumnya PT. API ini sudah pernah di tutup oleh DPRD Kota Medan melalui Komisi II. Namun, semenjak bulan Ramadhan di izinkan buka kembali oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan tanpa ada kejelasan dan sebab. 


Usai menyampaikan orasinya, Ketua DPD API Sumut Zulham Koto, yang kebetulan juga didampingi Ketua Umum API Alexander Ginting bersama warga diterima oleh Wakil Ketua Komisi II yang juga sebagai Ketua Fraksi PAN Sudari, S.T. di ruang kerjanya. 

"Warga sudah gak tahan atas bau yang sangat busuk dari PT API itu. Untuk itu kami minta, melalui Wakil rakyat di Medan, mohon itu pabrik di tindak tegas, jangan lagi buka," ucap Zulham Koto dihadapan Sudari, S.T.

Diketahui, PT. API adalah pabrik pengolahan pakan ternak, bahan bakunya di ambil dari bulu ayam yang dikumpulkan dari semua Pasar yang ada di Kota Medan. 

Menurut Zulham Koto, pihaknya selaku Lembaga sosial kontrol wajib menyampaikan keresahan warga saat ini. Yang memang dari hasil pantauan API sendiri, pabrik tersebut diduga sudah menyalahi aturan, terlebih sudah membuat masyarakat terganggu. 


"Kita sudah meninjau langsung lokasi pabrik, yang mana memang kami juga merasakan bau menyengat dari pabrik tersebut. Bagaimana dengan masyarakat sekitar pabrik yang merasakannya, kami saja yang baru sebentar datang serasa mau muntah mencium bau menyengat dari pabrik," ungkap Zulham dengan didampingi Ketua Umum API Alexander Ginting.

Menanggapi keluhan warga, Wakil Ketua Komisi II Sudari, S.T. pun berjanji akan menindaklanjuti. "Insya Allah dalam Minggu-minggu ini kita akan lakukan RDP, kami akan panggil pihak PT. API," tegas Sudari. 

Sementara itu, saat peserta aksi melakukan orasinya di depan Balai Kota, Walikota Medan Bobby Afif Nasution langsung menemui warga yang melakukan unjuk rasa. Dirinya juga berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan warga. 

"Saya akan tinjau langsung ke lokasi. Jika memang apa yang menjadi keluhan warga terbukti, maka kami selaku Pemerintah Kota Medan akan menindak, dan akan mengambil keputusan terkait hal itu," ujar Walikota.

Usai di terima Walikota Medan dan Wakil Ketua Komisi II DPRD, para peserta aksi yang terdiri dari DPD API Sumatera Utara dan warga Kelurahan Mabar membubarkan diri dengan tertib, seraya tetap mematuhi protokol kesehatan.*

(Red) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button