Penjual Bakso Rizki Bantah Menjadi Korban Begal

Senin, 19 April 2021, 4/19/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Simalungun - Terkait dengan adanya pemberitaan dari salah satu media online tentang Penjual Bakso Rizki Suprianto (52), warga Jalan Sangnawaluh, Kota Siantar yang menjadi korban begal di Jalan Asahan KM 9-10 Nagori Serapuh, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun pada hari Minggu (11/4/2021) malam sekira pukul 22.00 Wib kemarin, membuat Kapolsek Bangun AKP L.S Gultom, S.H. memperintahkan Tim Opsnal Unit Reskrim melakukan penyelidikan.

Tepat di hari Minggu (18/4/2021) sore, Suprianto (korban-red) saat ditemui dirumahnya di Jalan Sangnawaluh, Kota Siantar membantah jika dirinya menjadi korban begal, melainkan jatuh akibat menabrak lubang besar dan sempat di opname selama tiga hari.

Hal ini berawal pada hari Minggu (11/4/2021) malam sekira pukul 22.00 Wib, setelah menutup usaha baksonya di Negri Bayu Nagori Bandar Siantar Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, korban pulang menuju ke arah Kota Siantar dengan mengendarai sepeda motor dan sudah minum tuak tiga gelas.

Setibanya di lokasi kejadian, kondisi sepeda motor yang dikendarai korban menabrak lubang besar, sehingga korban terjatuh ke sebelah kiri dan langsung berdiri. Saat itu, situasi disekitaran lokasi kejadian dalam keadaan gelap dan kendaraan yang melintas pun sepi. 

Berselang lima menit kemudian, seorang laki-laki berpakaian dinas lengkap TNI yang tidak dikenal korban datang menghampiri dan menolong korban. 


Selanjutnya, Anggota TNI itu memberhentikan 2 orang laki-laki berboncengan mengendarai sepeda motor yang melintas, kemudian kedua laki-laki itu turut menolong korban lalu ketiga saksi itu bersama-sama menghantar korban pulang ke rumahnya di Jalan Sangnawaluh Kota Siantar.

Setibanya di rumah korban, ketiga saksi itu pun pergi dan korban langsung dibawa oleh istrinya bernama Wiji Astuti ke RS Vita Insani Jalan Merdeka, Kota Siantar dengan kondisi luka bengkak dan beram pada mata sebelah kiri, luka beram pada leher, luka lecet pada lutut kaki sebelah kiri dan luka 4 jahitan pada jari kelingking tangan kiri. Korban menjalani rawat inap atau opname tiga hari.

"Anggota kita sudah menemui korban Suprianto itu dirumahnya, dan korban membantah dibegal melainkan jatuh karena menabrak lubang besar," kata AKP L.S Gultom. 

Terkait hal itu, Kabag Ops Polres Simalungun Kompol Suriyanto, S.T., S.H., M.H. menghimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati di jalan, apalagi sehabis mengkonsumsi minuman beralkohol, yang memang dapat mengakibatkan tingkat kesadaran terganggu, sehingga dapat membahayakan diri.

"Dan untuk masyarakat pengguna media sosial, jangan sembarangan membagikan informasi yang belum tentu benar adanya, sehingga mengakibatkan adanya berita hoax. Seluruh personel Polres Simalungun selalu menyatukan hati untuk tetap mengabdi, memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, agar terciptanya keamanan serta ketertiban," tutup Kompol Surya.*

(PN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button