Sesuai Instruksi Kemenkum Ham, Kalapas Beserta Tim Gabungan Lakukan Razia

Rabu, 07 April 2021, 4/07/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | P. Sidimpuan - Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Padangsidimpuan Indra Kesuma, A.Md.I.P., S.H., M.H., bersama personil TNI-Polri melakukan razia di ruang tahanan Lapas.


Kepada wartawan Kalapas mengatakan, pelaksanaan razia itu sesuai dengan instruksi Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut Drs Imam Suyudi, Bc.I.P., S.H., M.H., melalui Kepala Divisi Permasyarakatan Anak Agung Gede Krisna, A.Md.I.P., S.H., dimana pihaknya diwajibkan melaksanakan razia bersinergi dengan TNI-Polri dan BNN, Rabu (7/4/2021).


Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salambue Kelas II B Kota Padangsidimpuan bersama TNI-Polri dan BBNK Tapsel melakukan razia di blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), yang saat ini berjumlah 749 orang warga binaan terdiri dari 735 laki-laki dan 14 Perempuan.


Petugas gabungan yang terdiri dari Petugas Lapas Kelas II B Salambue, Polres Padangsidimpuan, Kodim 0212/TS dan BNNK Tapsel menyisir semua kamar warga binaan. Kegiatan yang melibatkan sebanyak 50 personel ini juga dihadiri perwakilan Kanwil Kemenkumham Sumut.


Razia dimulai dengan Apel bersama, yang dipimpin Kepala Lapas Kelas II B Padangsidimpuan Indra Kesuma, A.Md.I.P., S.H., M.H.


Adapun target dari operasi malam itu adalah narkoba, Handphone dan barang terlarang lainnya, yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam Lapas.


Kemudian satu per satu warga binaan dikeluarkan dan diperiksa badannya. petugas menggeledah kamar, disaksikan satu orang perwakilan warga binaan. Usai melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan beberapa barang yang dilarang.


Dari barang barang yang berhasil terjaring petugas diantaranya, telepon genggam 3 unit berikut baterainya, kartu remi 2 set, batu baterai jam 2 unit, benda besi 1 buah, korek api gas 10 unit dan sendok besi 4 buah. Selanjutnya, barang hasil razia itu diinventarisir serta didata.


“Razia ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban. Khususnya, yang dicari (dirazia) adalah barang-barang terlarang seperti narkoba, HP (handphone), senjata tajam, tali pinggang, dan lain-lain,” jelas Indra.


Kalapas mengakui, bahwa tingkat kedisiplinan warga binaan dari hari ke hari kian signifikan. Terbukti, dari berkurangnya jumlah barang-barang terlarang yang diamankan dari warga binaan.


Semua itu, kata Indra, bisa didapat karena pihaknya menerapkan konsep kekeluargaan, dengan mengedapankan dalihan natolu.


“Demi menjadikan warga binaan sadar akan kesalahannya di masa lalu, kita menyiapkan berbagai fasilitas rohani dengan memperbaiki rumah ibadah. Kami juga baru membuat lapangan futsal, yang diharapkan dapat mengisi aktivitas warga binaan dengan kegiatan positif,” ujar Kalapas.


Kalapas menambahkan, razia gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, untuk mewujudkan Lapas Salambue Padangsidimpuan ini bersih dari peredaran narkoba.


Dalam kesempatan itu, pihaknya mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dari TNI-Polri, BNN, maupun awak media. Menurutnya, tanpa dukungan dari semua stakeholder terkait, tentunya keamanan dan ketertiban di Lapas tidak dapat berjalan maksimal.


Sementara, Kepala Sub Bidang Bimbingan dan Pengentasan Anak Kanwil Sumut Mukhtar Idrus, S.H., menyampaikan, bahwa razia tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Sumut.


"Harapan kami, kegiatan ini tidak akan berhenti disini dan terus berlanjut di semua lini. Semua barang bukti akan kita musnahkan semua," ungkap Mukhtar Idrus.*


(Iwan)

TerPopuler

> Whatsapp-Button