Wartawan Jadi Korban Penganiayaan, Kapolsek Tanjung Morawa Nyatakan Siap Hingga Ke Pengadilan

Jumat, 23 April 2021, 4/23/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Terkait berita viral atas perilaku penganiayaan terhadap salah satu wartawan media online oleh puluhan orang disaat meliput pemakaman pasien rumah sakit, yang diduga terpapar Covid-19 mendapat atensi besar pihak Polsek Tanjung Morawa.


Dimana diketahui, sebelumnya korban penganiayaan yang tak lain adalah wartawan dari salah satu media online bernama Budi Banyak alias Bunyak (43) yang bermukim di Gang Lokasi, Dusun XIII B, Desa Bangunsari, Kecamatan Tanjungmorawa, pada saat kejadian sedang melakukan tugas peliputan.


Tanpa sebab dan alasan, dirinya dianiaya oleh sekitar 30 orang lebih, yang menurut informasi para pelaku ini diduga keluarga dari pasien yang meninggal dunia di Rumah Sakit akibat terpapar Covid-19.


Kejadian penganiayaan itu terjadi tepatnya pada hari Rabu siang 21 April 2021, di pemakaman umum Desa Ujung Serdang Dusun l Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.


Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami memar di bagian mata kiri dan pecah di bagian bibir atas, terlebih korban juga mengalami trauma akibat penganiayaan tersebut.


Pasca kejadian penganiayaan yang dilakukan lebih dari 30 orang tersebut, Budi Bunyak (korban-red) sudah membuat pelaporan di Mapolsek Tanjung Morawa, dan Laporan tersebut diterima oleh pihak SPKT Polsek.


Kejadian itupun sangat disayangkan pihak kepolisian, sehingga Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin, S.H., langsung mengadakan Konferensi Pers dengan mengundang Puluhan Media pada Kamis siang (22/04/21) di halaman belakang Mapolsek Tanjung Morawa.


"Kami tidak menduga pengeroyokan terhadap seorang Wartawan terjadi. Kami sudah pulang saat itu, namun kami akan segera menangani kejadian ini, karena korban juga sudah membuat laporan kepada kami tentang pengeroyokan terhadap dirinya," ujar Kapolsek Sawangin.


Lanjut Kapolsek, "Kami akan mengundang saksi-saksi yang berada di TKP ataupun yang melihat kejadian itu, dan kami juga siap hingga sampai ke Pengadilan," ucap Kapolsek Sawangin dengan tegas dihadapan para Awak Media.


Terkait kejadian itu, seluruh awak media, baik cetak, elektronik, TV maupun Online mendesak pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Tanjung Morawa dan Polresta Deli Serdang, agar secepatnya menangkap para pelaku penganiayaan tersebut.*


(Team DS)

TerPopuler

> Whatsapp-Button