Pekerjaan galian Fiber Optik di Desa Bakaran Batu Tuai Protes Warga

Selasa, 04 Mei 2021, 5/04/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Deli Serdang - Pekerjaan pemasangan kabel bawah tanah ( Fiber Optik ) yang berada di Desa Bakaran Batu Dusun I Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang menuai protes warga. 

Protes yang dilakukan warga dikarenakan pekerjaan yang ditinggalkan pihak kontraktor terkesan mengabaikan kondisi lingkungan disekitar.

Menanggapi keluhan dan protes warga terhadap pekerjaan Fiber Optik diwilayahnya, Kades Bakaran Batu mengintruksikan jajarannya didampingi Babinsa Desa Serma Prianto untuk melihat langsung kondisi yang dikeluhkan oleh warganya, Selasa (04/05/21). 

Berdasarkan hasil temuan dilokasi, terlihat pekerjaan tersebut diindikasikan belum pada tahap penyelesaian dan ditinggalkan oleh pihak kontraktor sementara waktu, dan diduga ditemukan pekerjaan ini telah menyalahi aturan. 

Akibat dari pekerjaan ini, telah merugikan warga sekitar. Yang mana diarea galian fiber optik yang ada di dalam drainase desa oleh pihak pekerja kontraktor drainse tersebut ditutup yang membuat meluapnya air parit, bahkan sisa galian tanah tersebut ditimbun di dalam drainase.

Kades Bakaran Batu Tono Sutejo mengatakan, bahwa pihak Pemerintahan Desa tidak mengetahui siapa kontraktor pekerjaan tersebut, dan kabel apa yang ditanam.

"Kita tidak mengetahui siapa kontraktornya dan pemasangan kabel apa itu, karena mereka tidak ada melapor ke desa," pungkas Tono saat awak media mengkonfirmasi. 

Terpisah, Muslim Susanto, Wakil BPD Desa Bakaran Batu sangat menyayangkan tindakan kontraktor yang meninggalkan pekerjaan begitu saja tanpa memperbaiki drainase terlebih dahulu. 

"Sangat disayangkan, pekerjaan kabel optik dari pihak kontraktor ditinggalkan begitu saja, dampaknya sangat jelas bukan memperbaiki malah merusak, akibatnya warga yang dirugikan, air meluap rumah warga yang banjir," kesal Muslim. 

Dijelaskannya lagi, bahwa kontraktor sama sekali tidak ada ijin ke Pemdes, "kita tidak tau mau kemana menegur kontraktornya, plang pekerjaan saja tidak ada, kita minta sebelum pekerjaan dimulai lagi pihak kontraktor harus jelaskan ini ke Pemerintahan Desa," pungkas Muslim mengakhiri.

Terpisah, saat awak media mengkonfirmasi kepada kontraktor pelaksana pekerjaan bernama Rehyan membenarkan pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang dilaksanakan oleh mereka.

"Ya bang, baru hari ini kita gak progres bang, esok kita lanjut perapihan, jawab Rehyan dalam pesan WhatsApps nya. 

Saat dikonfirmasi awak media, terkait pekerjaan tersebut tidak ijin kepihak desa, Rehyan membalas sudah konfirmasi Kasi Trantib Kecamatan. 

"Kita sudah confirm ke Kecamatan Batang Kuis bang, pembicaraan dengan Staff Kecamatan, cukup sampai Kecamatan, nanti pihak Kecamatan yang koordinasi dengan desa," jawabnya lagi

Terkait pertanyaan awak media, atas keluhan warga, Rehyan siap datang kekantor Desa Bakaran Batu besok, Rabu ( 05/05/21) pukul 11 siang untuk klarifikasi pekerjaan tersebut.*

(R. Anggi) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button