Bupati Tanjab Barat Buka Pelatihan Tracker Aplikasi Silacak

Jumat, 11 Juni 2021, 6/11/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Tanjab Barat - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. menghadiri sekaligus membuka acara pelatihan Tracker Covid 19 aplikasi Silacak bagi petugas Puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibmas, dalam rangka memperkuat Tim Tracer Covid-19 di Kabupaten Tanjab Barat, Jum'at (11/06/2021).


Hadir juga Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419, Sekda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kesehatan, kepala BPBD,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas PMD, narasumber pelatihan Tracker Aplikasi Silacak, beserta tamu undangan lainnya.


Situasi terkini Covid 19 di Kabupaten Tanjab Barat sesuai data, yakni suspek sebanyak 165 orang, konfirmasi sebanyak 844 orang, sembuh 564 orang dan meninggal dunia sebanyak 20 orang.


Pelacak adalah upaya 3T, melengkapi Testing dan Treatment pelacakan yang dilakukan oleh petugas pelacak (Tracer), yaitu petugas kesehatan maupun masyarakat seperti Babinsa dan Babinkamtibmas, Kader Karang Taruna, PKK, dan relawan lain yang mendapatkan pelatihan. 


Peserta pelatihan ini sebanyak 74 orang, yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, petugas Surveilens Puskesmas dan Bidan Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).


Dalam kesempatan itu, Bupati Anwar Sadat di minta untuk memberikan arahan, sekaligus membuka pelatihan Tracer aplikasi Silacak tingkat Kabupaten Tanjab Barat tahun 2021.


Sedikitnya ada 5 arahan Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dalam penyampaiannya. Dikatakannya, situasi Covid-19 ditingkat global maupun nasional masih sangat tinggi, bahkan di Kabupaten Tanjab Barat pernah berada di zona merah. "Alhamdulillah pada hari ini sudah memasuki zona orange," kata Bupati.


Diperlukan langkah-langkah strategis untuk mempercepat pencegahan dan pengendalian Covid- 19,dengan mempercepat dan meningkatkan kapasitas pemeriksaan, pelacakan, karantina, dan isolasi kasus. Berikut penjabarannya :


- Proses pemeriksaan, pelacakan, karantina, dan isolasi merupakan satu rangkaian kegiatan yang akan berhasil dilakukan jika dikerjakan dengan cepat dan disiplin.


- Tracking dilakukan untuk deteksi dini Covid-19, sebagai upaya memutus mata rantai penularan, pencegahan dan pengendalian melalui penguatan pemeriksaan, pelacakaan, karantina, dan isolasi kasus Covid-19.


- Pelatihan Tracer aplikasi Silacak ini sangat penting dan diperlukan untuk melakukan pelaporan online, agar upaya tracing dapat dimonitor dan dievaluasi, sehingga data tracing harus selalu dilaporkan secara lengkap dan tepat waktu.


"Kita tetap berusaha semaksimal mungkin dan selalu berdoa kepada Allah SWT, agar kita sesalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh-Nya," harapnya.*


(DN)

TerPopuler

> Whatsapp-Button