Kapolsek Percut Sei Tuan Pimpin Penangkapan 8 Pelaku Kejahatan di Pintu Tol

Sabtu, 12 Juni 2021, 6/12/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Medan - Terkait adanya keluhan masyarakat yang mengumpulkan 200 tanda tangan atas maraknya pungli, jambret, dan pelemparan batu terhadap pengendara di pintu Tol Bandar Selamat Kelurahan Medan Tembung, Polsek Percut Sei Tuan bergerak cepat meringkus para pelaku yang sudah meresahkan warga tersebut. 

AKP Janpieter Napitupulu, selaku Kapolsek Percut Sei Tuan memimpin langsung penangkapan. Tak tanggung-tanggung, 8 terduga pelaku kejahatan tersebut berhasil diamankan.

Didepan para awak media, Jumat (11/06/21), Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpieter Napitupulu mengatakan, penangkapan dilakukan dibeberapa titik dekat lokasi pintu TOL, dan sebanyak delapan orang yang diduga melakukan aksi pungli, jambret dan pelemparan batu ke arah pengendera berhasil diamankan. 

Janpieter juga mengungkapkan, saat itu timnya  juga berhasil mengamankan penjambret telepon genggam milik warga, yang videonya sempat viral beberapa hari lalu di media sosial.

Namun, Kapolsek yang juga pernah bertugas di Satuan Brimob Polda Sumut ini belum dapat merinci identitasnya, karena masih dalam pengembangan guna memburu pelaku lainnya.

"Kita juga mengamankan seorang penadah barang hasil penjambretan dari satu orang pelaku yang sempat viral di media sosial. Saat ini, team dari jajaran Polsek Percut Sei Tuan juga sedang mengejar pelaku lainnya yang  identitasnya sudah diketahui. Semoga dalam waktu dekat bisa kita ungkap," jelas AKP Janpieter. 

Menurut pengakuan pelaku, sebelum melakukan aksinya, pelaku biasanya memantau korbannya yang berada diseputaran pintu masuk Jalan Tol Bandar Selamat. 

"Terlihat korban yang sedang menelpon lengah, pelaku langsung merampas Handphone dari arah belakang, dan berlari menuju ke rekannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor untuk melarikan diri," ungkap Janpieter. 

Saat dilakukan pengembangan dengan tes urine, tujuh dari delapan pelaku yang diamankan dinyatakan positif narkoba. Uang hasil kejahatan biasanya mereka pergunakan untuk membeli Narkoba jenis sabu dan lem.

"Siapapun itu yang melakukan tindak kejahatan di Wilayah Percut Sei Tuan akan kita tindak," tegas AKP Janpieter.*

(Team DS) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button