MJ GPM Elim Wooi Gelar Diskusi Bersama Pihak Terkait Guna Sikapi Perusahan Pasir Besi

Senin, 07 Juni 2021, 6/07/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Halsel - Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Elim Wooi Klasis Pulau-pulau Obi, dalam hal ini pimpinan harian Majelis Jemaat (MJ) bersama Pemerintah Desa, dan BPD mendiskusikan soal ijin PT. Bela Sarana Permai (BSP) di Kantor Desa Wooi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Senin (07/06/21). 

Pimpinan Harian Majelis Jemaat Elim Wooi Jey Thomas Siwabessy, S.Si., kepada awak media menjelaskan terkait aspirasi jemaat yang harus disampaikan kepada pihak Pemerintah Desa dan BPD, agar sama-sama untuk mengawal kepentingan umat dan masyarakat dalam hal menolak perusahan pasir besi.

"Yang pastinya dari lembaga gereja, baik Klasis bahkan Sinode, tetap menyikapi persoalan persoalan tambang mulai dampak sosial hingga dampak lingkungan lainnya. Dan saya selaku pimpinan jemaat akan terus berkoordinasi dengan pihak Klasis, bahkan Senode. Jika nantinya sampai pada jalur meja hijau, maka kami akan berkordinasi dengan lembaga bantuan hukum yang punya GPM," ucap Jey. 

Pemerintah Desa tetap berkomitmen dan menghargai keputusan masyarakat, untuk sama-sama menolak tambang pasir besi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Wooi Yoram Rehaji dalam pertemuan diskusi bersama Majelis Jemaat. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Elon Boriri , bahwa pihaknya tetap bersikeras untuk menolak tambang pasir besi tersebut.*

(Jeffry) 

TerPopuler

> Whatsapp-Button