Keluarga Korban Covid-19 Bakar Peti Jenazah, Begini Penjelasan Kapolsek Buko

Rabu, 21 Juli 2021, 7/21/2021 WIB
Oleh Redaksi

SNIPERS.NEWS | Bangkep - Pada hari Minggu 18 Juli 2021 sekira pukul 10.00 Wita, telah terjadi pembakaran peti jenazah oleh pihak keluarga dari almarhum Abdul Manaf Djamaludin (61), warga Desa Malanggong Kecamatan Buko, Kabupaten Bangkep.


Menurut Kapolsek Buko Iptu Marthen Tangkelangi, S.H., bahwa keluarga almarhum Abdul Manaf Djamaludin (AMD) melakukan pembakaran karena keluarga kecewa pada Satgas Covid-19 Kabupaten, yang tidak mengantar secara langsung dan tidak detail dalam memberikan penjelasan kematian keluarganya, serta simpang siur status terkena covid.


"Keluarga Almarhum Abdul Manaf Djamaludin merasa kecewa dengan pihak Satgas Covid Kabupaten Bangkep, yang tidak mengantar jenazah keluarga mereka dan tidak detail keterangan yang diberikan, sehingga status  terkonfirmasi covid pada jenazah di anggap menjadi simpang siur, " ucap Kapolsek Buko Iptu Marthen Tangkelangi.


Sebelumnya, jenazah Abdul Manaf Djamaludin yang di jemput oleh keluarga tiba di Desa Malanggong pada Sabtu 17 Juli 2021 sekira pukul 22.00 Wita.



Masih pada hari Sabtu itu, pzada pukul 21.00 Wita, pihak Polsek Buko, Koramil 1308-13 Buko, Puskesmas Tataba dan Tim Gugus Tugas Covid Desa Malanggong rapat bersama dengan pihak keluarga, terkait pelaksanaan penguburan jenazah Abdul Manaf dilakukan secara protokol kesehatan.


Namun pada Minggu 18 juli 2021, pihak keluarga tidak mengindahkan hasil rapat dan menguburkan jenasah tanpa mengikuti protokol kesehatan.


"Sebelumnya pada hari Sabtu 17 juli 2021 telah terjadi kesepakatan dengan pihak keluarga, untuk dilakukan penguburan secara protokol kesehatan, namun keluarga tidak mengindahkan kesepakatan pada hari penguburan," ucap Iptu Marthen.

 

Tidak menutup kemungkinan akan terjadi kluster baru dalam peristiwa tersebut.


"Kami akan lakukan koordinasi dengan Satgas Covid Kecamatan Buko dan Unsur Pimpinan Kecamatan Buko untuk pencegahan penyebaran covid-19 pada pihak keluarga. Situasi sampai saat ini masih aman dan terkendali," tutur Kapolsek Buko.*


(Yudi/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button