Yustisi PPKM Darurat, Kapolsek Gianyar Bagikan Sembako, Beli Barang Dagangan dan Minta Tutup Warung

Minggu, 18 Juli 2021, 7/18/2021 WIB
Oleh Snipers.news.com

SNIPERS.NEWS | Gianyar - Giat yustisi PPKM terus digelar oleh petugas gabungan dengan memberikan himbauan secara humanis kepada masyarakat untuk mentaati kebijakan Pemerintah dalam hal pembatasan jam malam.

Warung maupun toko yang masih buka melewati batas pukul 20.00 wita menjadi sasaran petugas. 

Kegiatan yustisi ini dipimpin langsung Kapolsek Gianyar Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H.

Kendati penetapan PPKM sudah berjalan 2 pekan lebih, namun masih ada warung yang masih buka melewati pukul 20.00 wita.

Kemudian Secara humanis Kapolsek Gianyar memberikan bantuan sembako dan membeli barang dagangan dan meminta warungnya ditutup, Sabtu (17/7/2021) malam.

Pemilik warung pun sangat senang dan dengan sigap membungkus barang dagangan yang dibeli oleh petugas seraya mengucapkan terima kasih.

Kapolsek Gianyar Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H. mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan kegiatan yustisi PPKM darurat yang menyasar warung maupun toko yang masih buka melewati batas pukul 20.00 wita.

"Kita terus gelar giat yustisi PPKM darurat menyasar warung yang masih buka lewat jam 8 malam" ujarnya.

"Sebelum kita minta tutup, kepada pemilik warung saya berikan sembako dan saya beli barang dagangannya" imbuhnya.

Menurutnya, keadaan ekonomi masyarakat dimasa pandemi dan penetapan PPKM darurat menurun drastis dan apa yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.


"Ini salah satu bentuk kepedulian kita kepada masyarakat" ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa barang dagangan yang dibeli, kemudian dibagikan kepada masyarakat yang melintas di jalan.

"Setelah kita beli tadi kemudian kita bagikan lagi kepada masyarakat" tambahnya.

Kapolsek Berharap, apa yang dilakukan oleh pihaknya dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pandemi covid-19 segera berakhir.

"Mudah-mudahan yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pandemi ini segera berakhir" harapnya.

(Agung DP/Iskandar/Hms)

TerPopuler

> Whatsapp-Button